Bandar Lampung, Rilis Publik – Pemahaman tentang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan. Hal tersebut disampaikan Staf Khusus Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Achmad Adhitya, saat memberikan kuliah umum kepada siswa SMAN 2 Bandar Lampung, Kamis (29/1/2026).
Dalam paparannya, Achmad Adhitya yang akrab disapa Adit mengajak para pelajar untuk mulai mengenal dan mempelajari fungsi AI sejak dini. Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini mampu membantu meningkatkan kualitas hidup manusia di berbagai bidang.
“Di sektor kesehatan, misalnya, beberapa rumah sakit di Cina telah menggunakan dokter hologram. Pasien menyampaikan keluhan, kemudian AI menganalisis penyakit dan merumuskan resep obat,” ujar Adit.
Ia menjelaskan, kehadiran AI juga mendorong terciptanya berbagai peluang kerja baru, termasuk jenis pekerjaan yang sebelumnya belum dikenal. Selain itu, AI membuat aktivitas manusia tidak lagi sepenuhnya bergantung pada mesin atau aplikasi konvensional.
“Adik-adik perlu mulai mempelajari AI dan teknologi informasi dengan serius, karena teknologi ini akan selalu hadir dalam kehidupan manusia dan memengaruhi hampir semua aspek,” katanya.
Meski demikian, Adit mengingatkan agar manusia tidak sepenuhnya bergantung pada kecerdasan buatan. Menurutnya, nilai-nilai kemanusiaan, pengetahuan, dan etika tetap harus menjadi landasan utama dalam pemanfaatan teknologi.
“Manusia tetap harus mengedepankan nilai kemanusiaan dan pengetahuan di atas kecerdasan buatan,” pesannya, seraya menyatakan kesiapannya untuk memberikan pelatihan AI kepada para siswa.
Sementara itu, Kepala SMAN 2 Bandar Lampung, Sevensari, S.Pd., M.M, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Achmad Adhitya yang telah berbagi wawasan tentang perkembangan teknologi kepada peserta didik.
Menurutnya, pengalaman dan pengetahuan yang disampaikan alumni SMAN 2 Bandar Lampung yang menempuh pendidikan S1 di Universitas Brawijaya, S2 di Jerman, dan S3 di Belanda tersebut memberikan motivasi serta inspirasi besar bagi para siswa.
“Beliau merupakan staf khusus urusan pendidikan yang selama ini aktif mengampanyekan pemanfaatan AI untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami sangat berterima kasih atas ilmu dan motivasi yang diberikan,” ujar Sevensari. (*)










