Sudah 4 Tahun Ditelantarkan! Jembatan Penghidupan Warga Lubuk Atung-Muara Cawang Diperbaiki Sendiri, Pemerintah Kemana?

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat, Rilispublik- Ketiadaan perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Lahat memaksa warga Desa Lubuk Atung dan Desa Muara Cawang turun tangan sendiri memperbaiki jembatan vital yang sudah rusak parah selama empat tahun tanpa perbaikan permanen, Selasa 25 Agustus 2026.

Jembatan itu menjadi satu-satunya akses utama menuju lahan perkebunan dan kawasan pemukiman transmigrasi. Selama empat tahun rusak, keluhan warga seakan tak didengar, sementara akses warga untuk mengangkut hasil bumi sebagai tumpuan hidup terus terhambat dan berisiko membahayakan keselamatan.

“Sudah empat tahun jembatan ini rusak, belum ada perbaikan dari pemerintah. Setiap tahun kami terpaksa bergotong royong memperbaikinya sendiri,” ungkap Maulana, warga setempat.

Ia menegaskan jembatan itu sangat krusial bagi roda ekonomi warga. “Lewat sini semua hasil kebun kami diangkut. Ini urat nadi kami, tapi sampai sekarang tak ada solusi nyata dari pihak berwenang.”

Warga kecewa karena anggaran pembangunan daerah terus bergulir, namun fasilitas dasar yang menjadi nyawa kehidupan masyarakat di pelosok justru dibiarkan rusak bertahun-tahun tanpa tanggapan serius. Warga meminta pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen dan tidak terus membiarkan warga mengurus kepentingan umum sendirian. (Johan Kr)

Berita Terkait

Pipa Air Asin Diduga Kembali Pecah di Dusun IV atalang Bungur, Pertamina EP Zona 4 Diminta Bertindak
Danrem 044/GAPO Segel 120 Hektare Lahan Terbakar di Banyuasin, Dugaan Pembakaran Sengaja Didalami
Hadapi Ancaman Karhutla, Bupati Toha Tohet Tegaskan Komitmen Muba: Siap Gerak Cepat, Perkuat Pencegahan dan Dukung Penegakan Hukum
Wujudkan Transformasi Nyata, PTBA Raih Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026
Bupati Muba Kukuhkan Pengurus KTNA Masa Bakti 2026–2031
Somasi Terkait Pencemaran Sungai Jirak Disorot: Masyarakat Beri Ruang Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Sengketa Lahan Talang Akar Memanas, Pariem Layangkan Somasi II: Klaim Tanah 4 Hektare Diminta Diselesaikan Secara Hukum
Ayah Tiri di Kecamatan Jirak Laporkan Anak Tiri

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55

Pipa Air Asin Diduga Kembali Pecah di Dusun IV atalang Bungur, Pertamina EP Zona 4 Diminta Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:10

Danrem 044/GAPO Segel 120 Hektare Lahan Terbakar di Banyuasin, Dugaan Pembakaran Sengaja Didalami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:25

Hadapi Ancaman Karhutla, Bupati Toha Tohet Tegaskan Komitmen Muba: Siap Gerak Cepat, Perkuat Pencegahan dan Dukung Penegakan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:14

Wujudkan Transformasi Nyata, PTBA Raih Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:46

Bupati Muba Kukuhkan Pengurus KTNA Masa Bakti 2026–2031

Berita Terbaru