Tak Cukup Ijazah,Unigoro Siapkan ‘Senjata’ Baru Lulusan Lewat Sertifikasi Nasional

Senin, 20 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO //Rilispublik – Universitas Bojonegoro (Unigoro) tak ingin lulusannya sekadar menjadi pencari kerja dengan selembar ijazah. Kampus ini mulai mengambil langkah berani dengan merancang pembentukan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), sebagai upaya menghadirkan lulusan yang benar-benar siap pakai dan diakui secara nasional melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

 

Langkah ini menjadi titik balik penting dalam arah pendidikan di Unigoro. Di tengah tuntutan dunia kerja yang semakin ketat, lulusan kini dituntut tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga memiliki bukti kompetensi yang terukur. Melalui LSP, Unigoro ingin memastikan setiap lulusannya memiliki “nilai jual” yang nyata,bukan sekadar gelar, tetapi juga kemampuan yang tersertifikasi dan relevan dengan kebutuhan industri.

 

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Unigoro berpeluang menjadi satu-satunya perguruan tinggi di Kabupaten Bojonegoro yang memiliki LSP. Menurutnya, langkah ini bukan sekadar inovasi, tetapi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

 

“Ini adalah langkah konkret untuk menjawab kebutuhan industri. Lulusan tidak hanya dituntut pintar secara akademik, tetapi juga harus memiliki bukti kompetensi yang terstandar. Sekaligus menyelaraskan kurikulum di kampus dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” ujarnya saat bimbingan teknis (bimtek) LSP di Ruang Adu Ide Rektorat Unigoro, Senin (20/4/2026).

 

Bimtek tersebut menghadirkan Direktur PT HRD Indonesia Abadi, Dimas Andyan Indra Dhanurukma, serta Direktur LSP Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ricky Eka Putra, yang memberikan pandangan teknis sekaligus strategis dalam proses pembentukan LSP.

 

Dimas menyebut dukungan yayasan dan rektorat menjadi fondasi kuat dalam percepatan pendirian LSP. Ia menegaskan bahwa tahapan awal seperti bimtek ini krusial untuk menentukan arah pengembangan ke depan.

 

“Kita akan membahas akreditasi, penyesuaian kurikulum, hingga peluang skema kompetensi yang bisa dibuka oleh LSP Unigoro,” jelasnya.

 

Bimtek ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural dan dosen lintas program studi yang dipersiapkan menjadi asesor kompetensi. Keterlibatan mereka menandakan bahwa Unigoro tidak hanya berbicara visi, tetapi mulai menata langkah nyata untuk menciptakan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap bersaing di level nasional bahkan global.

 

[A.Ghuzali]

Berita Terkait

Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan
Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga
Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone
Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir
IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis
Satpol PP Turun Cek Laporan Tambang Pasir Bermesin di Kalirejo, Saat Dicek Aktivitas Tak Ditemukan
Kondisi Kebersihan Pasar Sentral Palakka Memprihatinkan, Warga Harapkan Kepedulian Pemerintah
Golkar Kasiman Berbagi Rezeki, Ketua PK Berikan Perhatian kepada Paskibra Yatim Piatu

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:17

Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:52

Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:44

Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:52

Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir

Minggu, 23 Agustus 2026 - 16:32

IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis

Berita Terbaru