Bandar Lampung, Rilis Publik – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengimbau seluruh pelajar di Provinsi Lampung untuk tidak merayakan malam pergantian tahun secara berlebihan. Imbauan tersebut disampaikan menjelang perayaan Tahun Baru, sebagai upaya menjaga keamanan, ketertiban, serta menumbuhkan empati sosial di tengah masyarakat.
Thomas menegaskan bahwa imbauan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk merayakan malam Tahun Baru cukup di rumah bersama keluarga.
“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak melakukan euforia berlebihan. Rayakan malam Tahun Baru secara sederhana di rumah, tidak perlu menyalakan kembang api atau petasan, apalagi sampai melakukan konvoi kendaraan dan berkendara secara ugal-ugalan di jalan raya,” ujar Thomas, Senin (29/12/2025).
Menurutnya, perilaku hura-hura dan konvoi di jalan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas, gangguan ketertiban umum, serta membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Oleh karena itu, pelajar diharapkan dapat menunjukkan sikap dewasa dan bertanggung jawab.
Selain aspek keamanan, Thomas juga mengingatkan pentingnya menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Ia menyebutkan bahwa saat ini sebagian wilayah di Pulau Sumatera tengah dilanda musibah, sehingga perayaan yang berlebihan dinilai kurang tepat.
“Kita harus memiliki empati kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah di beberapa wilayah Sumatera. Momentum pergantian tahun sebaiknya diisi dengan refleksi, doa, dan kegiatan positif,” katanya.
Kadisdikbud berharap para orang tua, guru, dan pihak sekolah turut berperan aktif mengawasi serta memberikan pemahaman kepada para pelajar agar imbauan tersebut dapat dipatuhi. Dengan demikian, perayaan Tahun Baru di Provinsi Lampung dapat berlangsung aman, tertib, dan penuh makna.
“Generasi muda harus menjadi teladan dalam menjaga ketertiban dan menunjukkan kepekaan sosial. Itulah wujud pendidikan karakter yang sesungguhnya,” pungkas Thomas.(red)









