UIN RIL Jajaki Kerja Sama dengan Kemendag

Selasa, 21 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Rilis Publik – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) menjajaki kerja sama strategis dengan Badan Kebijakan Perdagangan (BK Perdag) Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan kewirausahaan, hingga peningkatan kompetensi mahasiswa dan lulusan.

Penjajakan kerja sama berlangsung di Ruang Rapat Lantai 8 Gedung Academic & Research Center UIN Raden Intan Lampung, Kamis (16/7/2026).

Pertemuan dihadiri Sekretaris Badan Kebijakan Perdagangan Kemendag RI Muhammad Suaib Sulaiman bersama tim, yakni Kundardhi Saroso dan Iqbal Musyaffa. Rombongan disambut Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN RIL Bambang Budiwiranto, Ph.D., yang mewakili Rektor.

Turut hadir jajaran pimpinan UIN RIL, di antaranya Dekan dan Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dekan dan Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Sekretaris Satuan Pengawas Internal (SPI), Kepala UPT Pengembangan Kewirausahaan dan Karier, Sekretaris UPT Pengembangan Bisnis, serta Ketua Tim Humas dan Kerja Sama.

Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Suaib Sulaiman menjelaskan bahwa Badan Kebijakan Perdagangan merupakan unit eselon I di Kementerian Perdagangan yang bertugas menyusun analisis serta rekomendasi kebijakan di bidang perdagangan. Untuk memperkuat kualitas kebijakan, pihaknya terus membangun kemitraan dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis, salah satunya melalui program Campuspreneur.

Menurutnya, UIN Raden Intan Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi mitra karena telah berkembang menjadi perguruan tinggi dengan berbagai disiplin ilmu.

“Harapan kami bagaimana kerja sama ini bisa terjalin dengan baik dan memberikan dampak, baik bagi UIN Raden Intan Lampung maupun bagi mahasiswa yang perlu kita bekali dengan wawasan yang lebih luas,” ujarnya.

Ia memaparkan sejumlah peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan, mulai dari program magang mahasiswa di Kementerian Perdagangan, kuliah umum dan dosen tamu, hingga pembekalan mengenai perdagangan, kewirausahaan, perkembangan ekonomi global, legalitas usaha, standardisasi produk, serta pengembangan usaha berorientasi ekspor.

Kemendag juga membuka akses pemanfaatan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di berbagai negara untuk mendukung promosi dan pemasaran produk usaha mahasiswa. Selain itu, mahasiswa yang telah memiliki usaha berpeluang memperoleh pendampingan, mulai dari peningkatan kapasitas bisnis, pengurusan legalitas, hingga perluasan akses pasar.

Di bidang akademik, Badan Kebijakan Perdagangan menawarkan keterlibatan dosen UIN RIL dalam penyusunan kebijakan perdagangan, antara lain sebagai narasumber analisis kebijakan, reviewer jurnal kebijakan (policy journal), pemberi masukan terhadap naskah kebijakan, hingga penyusun rekomendasi yang dapat menjadi bahan pertimbangan Kementerian Perdagangan.

Berita Terkait

Pasien Butuh Istirahat, Suara Proyek Justru Menggema di Samping Ruang Rawat RS Hermina, IMF Pertanyakan Pengawasan Manajemen
RSUDAM Tegaskan Remunerasi Pegawai Tidak Dihentikan, Pembayaran Dilakukan Bertahap Sesuai Kondisi Arus Kas
Bandarlampung Peringkat 395 Kota Dunia di Global Cities Index 2026
Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining
RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah
Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama
Ketum GANMN Apresiasi Operasi Antik Krakatau 2026, Dr. Hj. Anita Putri: Perang Narkoba Harus Dimulai dari Sekolah dan Keluarga
IMF Soroti Pengelolaan Parkir PKOR Way Halim, Tarif Dipertanyakan, Karcis Tak Cantumkan Nominal

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:26

Pasien Butuh Istirahat, Suara Proyek Justru Menggema di Samping Ruang Rawat RS Hermina, IMF Pertanyakan Pengawasan Manajemen

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:42

RSUDAM Tegaskan Remunerasi Pegawai Tidak Dihentikan, Pembayaran Dilakukan Bertahap Sesuai Kondisi Arus Kas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:00

Bandarlampung Peringkat 395 Kota Dunia di Global Cities Index 2026

Rabu, 30 September 2026 - 18:53

Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining

Selasa, 29 September 2026 - 18:00

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah

Berita Terbaru