Respon Dampak Perang AS-Israel Lawan Iran, Purbaya Buka Opsi Potong Gaji Pejabat

Rabu, 18 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Rilis Publik – Merespon dampak perang Amerika Serikat-Israel lawan Iran, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggulirkan wacana pemangkasan gaji pejabat. Menurut Purbaya, langkah tersebut sudah dilakukan Pakistan dalam kondisi saat ini.

Ketika ditanya wartawan, Purbaya tidak menjawab secara gamblang, apakah gaji pejabat akan dipotong untuk merespon dampak eskalasi perang di Timur Tengah yang kian memanas. Hanya saja, ia tidak masalah jika opsi tersebut harus diambil karena besaran gaji saat ini sudah dianggap terlalu besar.

“ Ya enggak apa kalau menteri gajinya dipotong, sudah kegedean juga,” kata Purbaya di Yogyakarta, dikutip dari detikfinance, Selasa [17/3/2026]

Sebelumnya dalam sidang kabinet pada Jumat (13/3), Presiden Prabowo Subianto memaparkan kebijakan yang diambil negara lain dalam merespons dampak perang AS-Iran, salah satunya adalah pemangkasan gaji pejabat. Ia meminta jajarannya ikut mengkaji langkah kebijakan tersebut.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan usulan pemangkasan gaji pejabat sedang dikaji. Kemungkinan itu terbuka untuk penghematan anggaran dari unsur pemerintahan.

“Sedang kita detailkan kajiannya, karena apapun yang terjadi meskipun sesungguhnya dari sisi pasokan BBM kita tidak perlu khawatir karena stok aman,” ujar Prasetyo di Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Selasa (17/3/2026).

Menurutnya, efisiensi anggaran memang harus dilakukan pemerintah bukan hanya di tengah krisis saja. Di saat kondisi normal, efisiensi anggaran juga harus dilakukan.

“Tentunya diawali nanti dari unsur pemerintahan, kementerian dan lembaga kan banyak yang bisa dilakukan untuk tadi mengurangi konsumsi BBM, misalnya migrasi ke transportasi publik, kurangi kendaraan dinas pemakaiannya,” beber Prasetyo.

Berita Terkait

Sekjen PWDPI Desak APH Segera Bongkar Dugaan Penjualan Obat Golongan G di Jabodetabek
Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya
Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Kalahkan Argentina
IMF Bereaksi Keras Soal Pernyataan Hotman Paris: Wartawan Bukan Profesi Kelas Dua, Pers Pilar Demokrasi
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat Bangun Tata Kelola Hukum Berkeadilan
KUHP 2023 & KUHAP 2025: Sinergi Baru Berantas Kejahatan Korporasi
Ketum Prabu Satu Nasional, Teungku Muhammad Raju, Desak Presiden RI Perjelas Skema Pengelolaan Blok Andaman untuk Aceh
Aktivitas Tambang Galian C di Patimpeng Diduga Ilegal, Aparat dan Pemda Diminta Jangan Tutup Mata

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:02

Sekjen PWDPI Desak APH Segera Bongkar Dugaan Penjualan Obat Golongan G di Jabodetabek

Rabu, 22 Juli 2026 - 12:41

Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Senin, 20 Juli 2026 - 07:06

Spanyol Juara Piala Dunia 2026 usai Kalahkan Argentina

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:54

IMF Bereaksi Keras Soal Pernyataan Hotman Paris: Wartawan Bukan Profesi Kelas Dua, Pers Pilar Demokrasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:01

Pemprov Lampung Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Pusat Bangun Tata Kelola Hukum Berkeadilan

Berita Terbaru

Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:21