Manisnya Mudik ke Bumi Angling Dharma,Kedai LaLa Mie Sokowati Jadi Jujukan Lepas Kangen Pemudik

Senin, 23 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO –Rilispublik – Suasana hangat Idul Fitri 1447 Hijriah di Bumi Angling Dharma semakin terasa syahdu pada hari ketiga lebaran. Tak sekadar merajut silaturahmi dan sungkem kepada orang tua, momen mudik tahun ini dimanfaatkan betul oleh para perantau untuk mengobati rindu pada cita rasa kuliner khas Bojonegoro yang melegenda di hati.

 

Salah satu titik yang menjadi magnet bagi para pelancong adalah Kedai Mie LaLa Mie. Terletak strategis di kawasan Jalan Raya Sokowati Barat, tepatnya di Laskar Buah, Desa Sokowati, Kecamatan Kapas, kedai ini tak henti-hentinya disambangi pengunjung. Dengan slogan akrabnya, “Mie lagi Mie lagi”, tempat ini seolah menjadi “ruang temu” bagi keluarga yang ingin menikmati hidangan dengan suasana yang guyub.

 

Ada yang istimewa dari cara LaLa Mie memanjakan lidah pelanggannya. Di sini, pengunjung tidak hanya sekadar memesan, namun bisa menentukan sendiri tingkat kematangan mie yang diinginkan. Mulai dari tekstur yang lembut (lunak) hingga yang masih memiliki sensasi gigit (keras), semua diproses dengan presisi menggunakan timer khusus.

 

Erwin Nurhayati, salah satu pengunjung yang hadir bersama keluarga, mengungkapkan kekagumannya pada konsep pelayanan yang sangat telaten ini.

 

“Sangat berkesan karena kita ditanya mau level tekstur yang seperti apa. Ada hitungan waktunya juga, jadi kematangannya benar-benar pas sesuai selera pribadi. Ini yang bikin kita merasa dihargai sebagai pelanggan,” tuturnya dengan senyum puas.

 

Bagi Rina, pemudik asal Surabaya, singgah ke LaLa Mie adalah agenda wajib saat pulang kampung. Menurutnya, bumbu yang meresap hingga ke tiap helai mie memberikan sensasi rasa yang sulit ditemui di kota besar.

 

“Rasanya benar-benar mantap, bumbunya kerasa banget di lidah. Cocok sekali untuk tempat kumpul-kumpul santai bareng sanak saudara sambil melepas lelah setelah perjalanan jauh,” ungkap Rina.

 

Ramainya kunjungan ke kedai-kedai lokal seperti LaLa Mie menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi kreatif di Bojonegoro. Dengan keramahan khas wong Jonegoro dan inovasi rasa yang terus terjaga, UMKM daerah terbukti mampu bersaing dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

 

Momen Lebaran bukan sekadar perayaan kemenangan, tapi juga panggung bagi produk lokal untuk menunjukkan kualitasnya, sekaligus menjadi penggerak utama kesejahteraan masyarakat di daerah.

 

[Ahmad]

Berita Terkait

Polres Bojonegoro Gercep Cek Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Kalicilik Sukosewu, Lapak Penimbunan Tak Ditemukan
Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan
Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga
Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone
Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir
IPAL SPPG Batokan Jadi Sorotan, Kepatuhan Lingkungan Didorong Berbasis Verifikasi Teknis
Satpol PP Turun Cek Laporan Tambang Pasir Bermesin di Kalirejo, Saat Dicek Aktivitas Tak Ditemukan
Kondisi Kebersihan Pasar Sentral Palakka Memprihatinkan, Warga Harapkan Kepedulian Pemerintah

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:07

Polres Bojonegoro Gercep Cek Dugaan Penimbunan Solar Bersubsidi di Kalicilik Sukosewu, Lapak Penimbunan Tak Ditemukan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:17

Ruang Tumbuh Part 11, Saat Remaja Belajar Menjaga Masa Depan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:52

Di Balik Proyek Strategis Bendungan Karangnongko, KTH Margo Tani Menagih Kejelasan Hak Warga

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:44

Pastikan Distribusi Lancar, Aparat Gabungan Pantau Penyaluran BBM di SPBU Labuaja Kabupaten Bone

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:52

Pengamanan BBM di SPBU Tokaseng, Sejumlah Unsur Pemerintah dan Aparatur Turut Hadir

Berita Terbaru