Distribusi Anggaran Publikasi Dipertanyakan, Kominfo Bojonegoro Didesak Buka Data dan Hentikan Dugaan Pola Tertutup

- Editor

Senin, 30 Maret 2026 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro –Rilispublik | Polemik distribusi anggaran publikasi dan periklanan tahun 2026 kian memanas. Sejumlah media mendesak Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro untuk membuka secara transparan mekanisme penyaluran anggaran yang dinilai belum merata dan berpotensi menimbulkan ketimpangan.

Sorotan ini muncul setelah anggaran publikasi yang tercantum dalam sistem SIRUP LKPP diketahui bernilai ratusan juta rupiah, namun realisasinya baru menyasar sebagian kecil media.

Dalam klarifikasi sebelumnya, Kepala Bidang PIKP Kominfo Bojonegoro, Akmal Ismail Yatim, menyebut bahwa pelaksanaan masih berada pada tahap awal tahun anggaran dan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan publikasi serta kelengkapan administrasi.

Namun, jawaban tersebut justru memunculkan pertanyaan lanjutan yang lebih serius. Sejumlah kalangan menilai penjelasan tersebut belum menyentuh substansi utama, yakni transparansi kriteria penunjukan dan dasar objektif pemilihan media penerima.

“Kalau memang bertahap, publik berhak tahu tahapannya seperti apa, indikatornya apa, dan siapa saja yang sudah menerima. Jangan sampai ini menimbulkan kesan adanya perlakuan khusus,” ujar salah satu perwakilan media yang enggan disebutkan namanya.

Desakan keterbukaan semakin menguat, terutama terkait dugaan bahwa distribusi anggaran belum sepenuhnya mengacu pada prinsip pengadaan yang transparan, akuntabel, dan kompetitif sebagaimana diatur dalam sistem pengadaan pemerintah.

Selain itu, belum adanya publikasi resmi terkait daftar media penerima beserta nominal anggaran yang diterima juga menjadi sorotan tajam. Kondisi ini dinilai berpotensi membuka ruang spekulasi di kalangan pelaku media.

Sejumlah pihak juga mempertanyakan apakah proses penentuan media penerima telah melalui mekanisme evaluasi yang terdokumentasi dengan baik, atau justru masih bersifat internal tanpa pengawasan independen.

“Kalau alasannya administrasi, harusnya disampaikan sejak awal secara terbuka. Media mana yang kurang, apa yang kurang, dan bagaimana memperbaikinya. Jangan tiba-tiba hanya sebagian yang jalan,” tegas sumber tersebut.

Lebih jauh, muncul dorongan agar Kominfo Bojonegoro tidak hanya menyusun mekanisme baru, tetapi juga berani membuka data realisasi anggaran yang sudah berjalan sebagai bentuk akuntabilitas publik.

Isu ini tidak sekadar soal pembagian anggaran, melainkan menyangkut kepercayaan publik terhadap tata kelola informasi pemerintah daerah. Transparansi dinilai menjadi kunci utama untuk menghindari prasangka negatif sekaligus menjaga hubungan sehat antara pemerintah dan media.

Hingga berita ini diturunkan, publik masih menunggu langkah konkret dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bojonegoro untuk membuka secara terang benderang data dan mekanisme distribusi anggaran publikasi tersebut.

Jika tidak segera dijelaskan secara komprehensif, polemik ini dikhawatirkan akan terus bergulir dan berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan terhadap pengelolaan anggaran di sektor komunikasi dan informasi.

[Ahmad/Red]

Berita Terkait

Di Tengah Krisis Global, Energi Indonesia Justru Tangguh,Golkar Bojonegoro Angkat Bicara
Seleksi Direksi Perumda Disorot, Teras Center Nusantara Desak Klarifikasi Terbuka
Gayatri Disorot,Klaim Pendapatan Naik, Realitas Lapangan Dipertanyakan
​Sinergi Semangat Kartini, Mitro’atin Kawal Masa Depan ‘Teknisi Cilik’ Bojonegoro
Portal Jembatan Glendeng Dibuka Tanpa Kendali, Nyawa Dipertaruhkan
Ketika Tangan Muda Menaklukkan Mesin,Detik-Detik Menegangkan Jelang Balap Robot di Unigoro
Menjadikan Bojonegoro Raja Pangan, Reorientasi Strategis Perumda Pangan Mandiri
Dari Hening Surat ke Riuh Cahaya Digital, Kartini Hidup di Nadi Generasi Z

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:50 WIB

Di Tengah Krisis Global, Energi Indonesia Justru Tangguh,Golkar Bojonegoro Angkat Bicara

Rabu, 22 April 2026 - 19:16 WIB

Seleksi Direksi Perumda Disorot, Teras Center Nusantara Desak Klarifikasi Terbuka

Rabu, 22 April 2026 - 19:00 WIB

Gayatri Disorot,Klaim Pendapatan Naik, Realitas Lapangan Dipertanyakan

Rabu, 22 April 2026 - 07:38 WIB

​Sinergi Semangat Kartini, Mitro’atin Kawal Masa Depan ‘Teknisi Cilik’ Bojonegoro

Selasa, 21 April 2026 - 20:43 WIB

Portal Jembatan Glendeng Dibuka Tanpa Kendali, Nyawa Dipertaruhkan

Berita Terbaru

Lampung Tengah

Warga Kumpulkan Dana hingga 100 Juta, Jalan Rusak Dibangun Swadaya

Rabu, 22 Apr 2026 - 19:15 WIB