Kasus TPPO di Bojonegoro Harus Diawasi Hingga Tuntas

Minggu, 9 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro (Rillis Publik) – Polres Bojonegoro berhasil mengungkap kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan tersangka Hafid (52), warga Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Tersangka tersebut diduga telah memperdaya dua korban, yaitu Achmad Fariz Manzia (30) dan Angga Mitra Nanda Abdila (32), keduanya warga Kecamatan Sumberejo, dengan janji palsu untuk bekerja di Malaysia.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Bojonegoro Akbp Mario Prahatinto, S.H., S.I.K., M.Si, dalam sesi konferensi pers yang di gelar Polres Bojonegoro pada Selasa (31/12/2024).

Kasus ini telah diproses oleh Polres Bojonegoro, dan berkas-berkasnya telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bojonegoro pada Jumat, 7 Februari 2025. Dengan pelimpahan ini, diharapkan kasus ini dapat segera diproses hingga tuntas dan pelaku dapat dihukum sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Pihak kepolisian dan kejaksaan diharapkan dapat mengawasi kasus ini hingga tuntas dan memastikan bahwa keadilan dapat ditegakkan bagi korban dan keluarganya.

Menurut keterangan korban, tersangka Hafid telah memberikan janji manis tentang pekerjaan yang menguntungkan di Malaysia. Namun, setelah tiba di Malaysia tidak sesuai yang dijanjikan.

“Saya menyadari bahwa apa yang dijanjikan oleh tersangka tidak sesuai dengan kenyataan, kemudian kita melaporkan kejadian tersebut ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia.” Terang salah satu korban.

Telusur pewarta, salah satu keluarga korban mencoba mendapatkan informasi perkembangan atas penanganan tersangka, ia merasa kecewa atas kabar yang didapatkan, bahwasanya pihak keluarga tersangka sedang berupaya melobi Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Negeri Bojonegoro agar nantinya dapat memperingan hukumannya.

Selain itu, dalam upaya melobi, pihak keluarga tersangka menggandeng Jurnalis setempat untuk mendampingi,mengarahkan,juga meminta agar informasi tersebut tidak tersiarkan dalam berita yang di rencanakan akan dilakukan pertemuan 25 Februari 2025 setelah proses persidangan.

Sementara itu, pihak keluarga tersangka saat dihubungi pewarta melalui WhatsApp belum dapat memberikan klarifikasi secara jelas.

[Red]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim
Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar
Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027
Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!
Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil
Lapas Probolinggo Jawa Timur ‘Angker’, Penghuni Selalu Mendapat ‘Bisikan Gaib’ Sebelum Razia  
Aktivis Soroti Danau Kongar Terancam Surut, PT SMS Diminta Utamakan Kelestarian Sumber Air
Dugaan Mengerikan: Lapas Probolinggo Diduga Jadi Markas Pengendali Narkoba Sabu!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:14

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim

Selasa, 15 September 2026 - 23:17

Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar

Senin, 14 September 2026 - 22:03

Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027

Senin, 14 September 2026 - 14:50

Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!

Minggu, 13 September 2026 - 16:13

Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil

Berita Terbaru