Ironi Kota Tambang: Kaperwil Rilis Publik Soroti Kerusakan Jalan Nasional di Tanjung Enim

Selasa, 14 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANJUNG ENIM, Rilis Publik – Kepala Perwakilan (Kaperwil) Media Nasional Rilis Publik.com, Yayan, ST, menyatakan keprihatinannya atas kondisi infrastruktur di Kota Tanjung Enim, khususnya di Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muara Enim. Wilayah yang dikenal sebagai lumbung energi nasional dengan kekayaan batu bara melimpah ini dinilai kontras dengan realita pembangunan di lapangan.

Pada Selasa (14/04/2026), Yayan menyoroti kondisi Pasar Baru yang semrawut, kemacetan yang kerap terjadi, hingga masalah lingkungan yang tak kunjung usai. “Saat musim kemarau jalanan berdebu dan lubang menganga di mana-mana, sementara saat musim hujan banjir menggenangi jalan. Kondisi ini sangat miris mengingat besarnya kekayaan alam yang dihasilkan dari bumi Tanjung Enim,” ujarnya.

Kualitas Proyek BBPJN Sumsel Dipertanyakan Meskipun sempat dilakukan pengaspalan pada jalur nasional Tanjung Enim–Muara Enim oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, hasil pekerjaan tersebut dinilai tidak profesional. Belum genap satu bulan, aspal sudah kembali rusak dan berlubang, baik di jalur menuju Muara Enim maupun ke arah Simpang Meo, Kecamatan Tanjung Agung.

Tokoh masyarakat Lawang Kidul, Nurpaisol Arpa, turut mempertanyakan mutu pekerjaan tersebut. Menurutnya, pemerataan pembangunan fisik di wilayah penambangan yang sudah berusia puluhan tahun ini masih sangat minim.

“Benar bahwa sebelum H-10 Idulfitri ada pengaspalan jalan nasional. Namun, mutunya patut dipertanyakan. Belum sebulan jalan sudah berlubang dan berdebu lagi. Saat hujan, air kembali menggenang,” ungkap Nurpaisol.

Infrastruktur Buruk Telan Korban Jiwa Dampak kerusakan jalan ini bukan sekadar mengganggu kenyamanan, melainkan sudah mengancam nyawa. Panglima Adat Lawang Kidul, Pak Sajid, mengungkapkan bahwa sering terjadi kecelakaan akibat lubang dan genangan air, terutama di area depan Water Park Tanjung Enim.

“Banyak pengendara motor terjatuh karena lubang yang tertutup air, bahkan sudah ada yang meninggal dunia,” tegas Pak Sajid.

Senada dengan hal tersebut, seorang warga bernama Anton melaporkan kejadian tragis di Jalan Lingga Raya, tepatnya di depan PT UT Tanjung Enim. Seorang ibu rumah tangga meninggal dunia setelah terperosok ke dalam lubang besar dan terlindas kendaraan yang melintas.

Desakan Transparansi dan Profesionalitas Menanggapi rentetan masalah ini, Kaperwil Rilis Publik.com mendesak BBPJN Sumsel untuk lebih mengutamakan mutu dan kualitas dalam setiap proyek pengaspalan. Ia mengingatkan bahwa alokasi dana untuk perbaikan jalan nasional sangat besar dan harus dikelola secara profesional serta akuntabel.

“Jangan sampai masyarakat melakukan laporan resmi ke Kejaksaan atau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penggunaan anggaran ini. Dana besar tersebut sudah sepatutnya dirasakan manfaatnya secara jangka panjang oleh warga Lawang Kidul dan Muara Enim,” kata Yayan, ST.

Diharapkan, kontribusi besar Tanjung Enim sebagai penyumbang devisa negara dapat berbanding lurus dengan pembangunan infrastruktur yang memadai bagi masyarakatnya. (Red)

Berita Terkait

Kapolsek Rambang Pimpin Langsung Pengecekan & Pemadaman Titik Karhutla di Desa Sugihan  
Polsek Sungai Keruh Gerak Cepat, Warga Setia Jaya Terima Bantuan Air Bersih
Jumat Berkah Polsek Rambang, Kapolsek Langsung Pimpin Pembagian Nasi Kotak kepada Warga
Pastikan Personel Tetap Prima, Sidokkes Polres Muara Enim Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Polsek Rambang  
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA-POLDA Sumsel, Bersihkan Lingkungan & Dukung Gerakan Indonesia ASRI
Wujud Transparansi, Sampel Limbah Lingkungan Desa Jirak Diambil Bersama dari Berbagai Pihak
Kapolsek Rambang Hadiri dan Pimpin Pengamanan Sholat Istisqa di Ponpes Sabilul Huda, Memohon Hujan Akibat Kemarau Panjang  
Viral Pasien Diare dan Muntah di RSUD Sekayu, Humas Tegaskan IGD Tidak Menolak: Ruang Rawat Inap Penuh

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 00:04

Kapolsek Rambang Pimpin Langsung Pengecekan & Pemadaman Titik Karhutla di Desa Sugihan  

Jumat, 4 September 2026 - 19:36

Polsek Sungai Keruh Gerak Cepat, Warga Setia Jaya Terima Bantuan Air Bersih

Jumat, 4 September 2026 - 15:45

Jumat Berkah Polsek Rambang, Kapolsek Langsung Pimpin Pembagian Nasi Kotak kepada Warga

Jumat, 4 September 2026 - 15:40

Pastikan Personel Tetap Prima, Sidokkes Polres Muara Enim Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Polsek Rambang  

Jumat, 4 September 2026 - 11:09

Polsek Rambang Gelar Program BELIDA-POLDA Sumsel, Bersihkan Lingkungan & Dukung Gerakan Indonesia ASRI

Berita Terbaru