Warga Was-Was Dan Ketakutan, Bandarlampung ‘Dikepung’ Banjir

Rabu, 15 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Rilis Publik) –Belum adanya langkah kongkrit dari Walikota Eva Dwiana, menyebabkan Kota Bandarlampung kembali ‘dikepung’ air alias kebanjiran. Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung sejak sore hingga malam hari, Selasa (14/4/2026), menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, bahkan mencapai lebih dari 50 cm di beberapa titik.

 

Hujan deras yang disertai petir dan angin kencang tersebut mengakibatkan genangan air meluas hingga ke jalan protokol dan kawasan permukiman warga. Dampaknya, aktivitas lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama kota ini mengalami gangguan cukup signifikan.

 

Banjir tampak melumpuhkan arus kendaraan di beberapa titik. Salah satunya terjadi di pertigaan jalan menuju RSU Abdoel Moeloek, di mana ketinggian air dilaporkan hampir setinggi mobil.

 

Selain itu, wilayah permukiman seperti di Kelurahan Penengahan turut terdampak. Ketinggian air di kawasan tersebut dilaporkan mencapai lebih dari 40 cm dan mulai masuk ke dalam rumah warga. Di Pasir Gintung luapan air kali juga sudah masuk kerumah warga. Di Jalan Onta Kedaton air merendam beberapa perabot rumah tangga seperti kursi dan tempat tidur.

Genangan air juga terlihat di Jalan Raden Inten yang menyebabkan kendaraan melaju dengan kecepatan rendah. Kondisi serupa terjadi di Jalan Pangeran Antasari, tepatnya di depan pintu masuk Perumahan Villa Citra, akibat luapan kali yang tidak mampu menampung debit air.

 

Sementara itu, di jalur dua Jalan Sultan Agung, Way Halim, air meluap hingga menutupi seluruh badan jalan. Kawasan lain yang juga terdampak cukup parah adalah Jalan Pulau Sebesi di belakang kampus UIN RIL, Sukarame, yang memang dikenal sebagai daerah rawan banjir, dengan ketinggian air dilaporkan melebihi 50 cm.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lanjutan dan kemungkinan banjir susulan.

Sementara itu, terpantau sejumlah titik di Kelurahan SukarameBa kebanjiran Merespon kondisi tersebut, Babinsa setempat, Pelda Putu dari Koramil 410-01/Panjang, segera turun ke lapangan untuk memantau langsung genangan air dan memastikan keselamatan warga.

 

Berdasarkan pantauan di Jalan Pulau Sebesi dan Jalan Pulau Sangiang, tepatnya di lingkungan Gang Masjid, Gang Darma, dan Gang Budaya, Babinsa menemukan bahwa air mulai merendam badan jalan hingga masuk ke pekarangan rumah warga. Ketinggian air tercatat sekitar 20 sentimeter dengan luas genangan mencapai 200 meter.

Pelda Putu menjelaskan bahwa genangan terjadi akibat curah hujan yang sangat deras, sementara kapasitas saluran irigasi atau parit di lokasi tersebut dinilai terlalu kecil untuk menampung debit air.

 

“Alhamdulillah, tidak ada warga yang terdampak signifikan hingga perlu mengungsi. Saat hujan mulai reda, genangan air juga terlihat berangsur surut,” ujar Pelda Putu saat ditemui di lokasi kejadian.

 

Kehadiran Babinsa di tengah warga mendapat apresiasi dari Ketua RT setempat. Menurutnya, aksi cepat Babinsa dalam memonitor situasi memberikan rasa aman dan informasi yang akurat bagi warga, terutama bagi mereka yang rumahnya berada di titik terendah.

 

“Kami tidak hanya memantau, tetapi juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan jika hujan kembali turun dengan deras. Ini adalah bagian dari tugas kami untuk hadir dan melindungi masyarakat,” tambah Pelda Putu.

Hingga pukul 17.30 WIB, kondisi genangan air di lokasi mulai berangsur surut dan situasi dinyatakan aman. Koramil 410-01/Panjang bersama jajaran Kodim 0410/KBL akan terus berkoordinasi dengan aparat kelurahan untuk memetakan titik-titik rawan genangan guna antisipasi ke depannya()

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju
Disdikbud Lampung Pastikan Anak di Lapas Bisa Menempuh Pendidikan Lewat SMA Terbuka
Dugaan Kedekatan Lurah Gunung Sulah dan HS Masuk Inspektorat, Suami Buka Suara
Sukseskan Program 3 Juta Rumah, Pemkot Bandarlampung Kembali Raih Penghargaan
Ketum GANMN-RI Geram! Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas Kelas I Rajabasa Disorot Tajam
Pemprov Lampung Pastikan Keamanan Data Satelit Lampung-I Diawasi BRIN
Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Hadapi Era Digital dan AI
Dies Natalis Universitas Saburai Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kebersamaan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:21

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:14

Disdikbud Lampung Pastikan Anak di Lapas Bisa Menempuh Pendidikan Lewat SMA Terbuka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:11

Dugaan Kedekatan Lurah Gunung Sulah dan HS Masuk Inspektorat, Suami Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:25

Sukseskan Program 3 Juta Rumah, Pemkot Bandarlampung Kembali Raih Penghargaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:23

Ketum GANMN-RI Geram! Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas Kelas I Rajabasa Disorot Tajam

Berita Terbaru

Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:21