Ekonomi Lampung Tertinggi di Sumatera, Pertumbuhan Mencapai Angka 5,58 Persen

Kamis, 7 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung (Rilis Publik) –Program pemulihan serta peningkatan ekonomi Lampung yang dilakukan oleh Gubernur rahmat Mirzani Djausal –Wagub Jihan serta didukung oleh Sekdaprov Marindo Kurniawan, telah menampakkan hasil yang signifikan.

Dimana, pertumbuhan ekonomi Lampung saat ini cukup baik, menempati posisi tertinggi di pulau Sumatera. Hal ini menunjukan aktifitas ekonomi Lampung yang solid.

Kinerja ekonomi Provinsi Lampung pada triwulan I 2026 menunjukkan tren positif dengan pertumbuhan mencapai 5,58 persen (year on year/yoy). Angka ini meningkat dibandingkan periode sebelumnya dan menempatkan Lampung sebagai salah satu daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Sumatera.

 

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan bincang literasi bersama mitra media yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung di Auditorium KPwBI Lampung, Rabu (6/5/2026).

 

Deputi Direktur KPw BI Lampung, Achmad P. Subarkah, menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung didorong oleh kinerja kuat sektor pertanian, terutama saat panen raya padi dan jagung, serta meningkatnya konsumsi masyarakat.

 

“Sektor pertanian tumbuh signifikan hingga 9,89 persen. Selain itu, sektor perdagangan juga mencatat pertumbuhan 6,91 persen, didorong momentum Ramadan dan Idulfitri,” ujarnya.

 

Dari sisi permintaan, konsumsi rumah tangga tercatat tumbuh 5,54 persen, investasi sebesar 4,39 persen, dan konsumsi pemerintah melonjak hingga 13,84 persen. Hal ini mencerminkan aktivitas ekonomi domestik yang tetap solid.

 

Sejumlah indikator ekonomi turut menunjukkan optimisme. Indeks Keyakinan Konsumen berada pada level 120,33 atau dalam kategori optimis, sementara Indeks Penjualan Riil meningkat menjadi 240,84. Penyaluran kredit juga dilaporkan terus tumbuh positif.

 

Di sisi harga, inflasi di Lampung masih terkendali. Pada April 2026, inflasi tercatat sebesar 0,53 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan tingkat inflasi nasional yang mencapai 2,42 persen.

Subarkah menyebutkan, tekanan inflasi terutama berasal dari kenaikan harga beberapa komoditas seperti minyak goreng, ikan nila, rokok kretek mesin, dan beras. Meski demikian, kondisi tersebut dinilai masih dalam batas aman.

 

Ke depan, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Lampung sepanjang 2026 berada di kisaran 5,0 hingga 5,6 persen, dengan inflasi yang tetap terjaga. Namun demikian, sejumlah risiko global seperti ketegangan geopolitik dan fluktuasi harga komoditas tetap perlu diantisipasi.

 

Dalam kesempatan tersebut, BI Lampung juga mengumumkan pelaksanaan Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekonomi syariah di daerah. Kegiatan ini akan berlangsung pada 8–10 Mei 2026 di Lampung City Mall.

 

Kepala KPw BI Lampung, Bimo Epyanto, menyampaikan bahwa LaSEF tidak hanya berorientasi pada aspek ekonomi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai spiritual dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

“Ekonomi syariah kini menjadi bagian penting dalam struktur perekonomian nasional, dengan menekankan prinsip keadilan, keberkahan, dan keberlanjutan,” katanya.

 

LaSEF 2026 akan menghadirkan berbagai kegiatan, mulai dari bazar kuliner halal, pameran produk unggulan UMKM, business matching, hingga talkshow inspiratif. Selain itu, akan digelar pula perlombaan dan kajian keagamaan untuk meningkatkan literasi ekonomi syariah di masyarakat.

 

Bimo berharap, ajang ini dapat menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat umum, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dalam pengembangan ekonomi syariah di Lampung.(**)

Berita Terkait

Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining
Oknum Wartawan Kedapatan Lakukan Praktik ‘Jual Beli Berita’ Dinilai Mencemarkan Nama Baik Profesi Pers
RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah
Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama
Ketum GANMN Apresiasi Operasi Antik Krakatau 2026, Dr. Hj. Anita Putri: Perang Narkoba Harus Dimulai dari Sekolah dan Keluarga
IMF Soroti Pengelolaan Parkir PKOR Way Halim, Tarif Dipertanyakan, Karcis Tak Cantumkan Nominal
IMF Soroti Kasus PT PSMI: Uang Rp1 Triliun Disita, Ketua IMF Minta Penegakan Hukum Dibuka Seterang-terangnya
Sukses Kendalikan Inflasi, Pemprov Lampung Raih Peringkat I TPID Kinerja Terbaik Wilayah Sumatera

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 14:24

Oknum Wartawan Kedapatan Lakukan Praktik ‘Jual Beli Berita’ Dinilai Mencemarkan Nama Baik Profesi Pers

Selasa, 29 September 2026 - 18:00

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah

Selasa, 29 September 2026 - 15:10

Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama

Senin, 28 September 2026 - 17:18

Ketum GANMN Apresiasi Operasi Antik Krakatau 2026, Dr. Hj. Anita Putri: Perang Narkoba Harus Dimulai dari Sekolah dan Keluarga

Minggu, 27 September 2026 - 13:26

IMF Soroti Pengelolaan Parkir PKOR Way Halim, Tarif Dipertanyakan, Karcis Tak Cantumkan Nominal

Berita Terbaru