Bojonegoro – Rilis publik | Komitmen memperkuat syiar Islam sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan masyarakat kembali ditegaskan melalui kegiatan Pelantikan dan Pengukuhan Persatuan Majelis Taklim (Permata) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) tingkat kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro yang digelar diKanor, Kabupaten Bojonegoro, Selasa, (16/6/2025).
Kegiatan yang dihadiri jajaran pengurus BKMT, tokoh agama, unsur TNI-Polri, serta para pengurus majelis taklim dari berbagai kecamatan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat jaringan dakwah, meningkatkan kualitas pembinaan umat, serta memperkokoh peran perempuan sebagai penggerak pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Pengukuhan ini juga menandai kesiapan para pengurus untuk menjalankan amanah organisasi secara profesional, terstruktur, dan berkelanjutan.
Pelantikan dan pengukuhan dilakukan terhadap pengurus Persatuan Majelis Taklim (Permata) BKMT tingkat kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro.
Para pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah masing-masing.
Acara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Selain dihadiri para pengurus majelis taklim, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk sinergi dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan berkarakter.
Ketua BKMT Kabupaten Bojonegoro, Hj. Mitro’atin, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberadaan BKMT dan Permata tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antarjamaah, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas perempuan agar mampu berkontribusi dalam pembangunan sosial dan moral masyarakat.
> “Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Pengurus Permata di setiap kecamatan harus mampu menjadi teladan dalam penguatan nilai-nilai keislaman, memperluas dakwah yang menyejukkan, serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi umat,” ujar Hj. Mitro’atin.
Sebagai sosok yang dikenal profesional, agamis, dan memiliki latar belakang akademisi, Hj. Mitro’atin juga menekankan pentingnya pengelolaan organisasi yang berbasis perencanaan, evaluasi, dan kolaborasi.
> “Di era yang terus berkembang, majelis taklim harus mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan zaman. Pengurus perlu meningkatkan kapasitas diri, memperkuat literasi keagamaan, serta membangun sinergi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat agar dakwah yang dilakukan semakin efektif dan berdampak luas,” tambahnya.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang berakhlak mulia. Oleh karena itu, keberadaan BKMT dan Permata diharapkan mampu menjadi ruang pembelajaran, pemberdayaan, sekaligus penguatan nilai-nilai keislaman di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Dengan telah dikukuhkannya kepengurusan Permata BKMT tingkat kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro, diharapkan program-program pembinaan umat dan pemberdayaan perempuan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
(Ghozali Ahmad)










