Bukan Sekadar Penutupan, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Wariskan Inovasi dan Jejak Pengabdian di Dukohkidul

Jumat, 14 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO//Rilispublik | Berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di sebuah desa tidak semestinya dimaknai sebagai berakhirnya proses pembelajaran dan kolaborasi. Perspektif tersebut tercermin dalam penutupan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Universitas Bojonegoro (UNIGORO) Kelompok 12 di Desa Dukohkidul, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan penutupan yang berlangsung di Balai Desa Dukohkidul pada 15 Agustus 2026 tersebut menjadi ruang refleksi terhadap berbagai program yang telah dilaksanakan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Kegiatan dihadiri Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), perangkat desa, mahasiswa, serta masyarakat Desa Dukohkidul.

Lebih dari sekadar seremoni, momentum tersebut ditandai dengan penyerahan Peta Administrasi Desa Dukohkidul kepada pemerintah desa. Peta dalam bentuk poster itu diharapkan dapat menjadi media informasi kewilayahan yang membantu pemerintah desa dalam menyajikan gambaran administratif wilayah secara lebih sistematis dan mudah diakses.

Dosen Pembimbing Lapangan KKN-TK Kelompok 12, Hanlin Alya’ Labibah, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Desa Dukohkidul terhadap seluruh rangkaian kegiatan mahasiswa.

Menurutnya, keberadaan mahasiswa di desa merupakan proses pembelajaran dua arah. Mahasiswa memperoleh pengalaman empiris dari masyarakat, sementara masyarakat mendapatkan kontribusi pengetahuan dan gagasan yang dibawa dari lingkungan akademik.

“Terima kasih kepada Pemerintah Desa Dukohkidul yang sudah mendukung mahasiswa selama pelaksanaan KKN. Harapan saya, silaturahmi ini tetap terjaga dan semoga program kerja yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Bayan Desa Dukohkidul, Bambang Munarto, yang hadir mewakili Kepala Desa Dukohkidul. Ia menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dari pihak pemerintah desa.

Menurutnya, kontribusi mahasiswa melalui berbagai program kerja telah memberikan pengalaman sekaligus manfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih atas dedikasi adik-adik dalam menjalankan program kerja. Semoga semuanya menjadi anak yang sukses dan berguna bagi nusa, bangsa, dan agama,” tuturnya.

 

Mengubah Pengetahuan Menjadi Program yang Kontekstual

Selama berada di Desa Dukohkidul, KKN-TK Kelompok 12 menjalankan sejumlah program yang selaras dengan tema KKN-TK UNIGORO 2026, “Sustainable Forest, Sustainable Life.”

Salah satu kegiatan utama diwujudkan melalui penanaman 135 pohon sebagai bagian dari upaya penghijauan dan peningkatan kesadaran ekologis masyarakat. Program tersebut diarahkan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan sekaligus membangun perspektif bahwa konservasi merupakan bagian dari kebutuhan pembangunan desa.

Selain penghijauan, mahasiswa memasang 32 lubang resapan biopori. Program tersebut merupakan bentuk intervensi sederhana berbasis lingkungan yang diharapkan dapat membantu meningkatkan resapan air ke dalam tanah sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadapi potensi kekeringan.

Program pengabdian juga menyentuh aspek edukasi dan inovasi masyarakat. Mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pemanfaatan alat pengusir hama tikus berbasis gelombang ultrasonik serta memperkenalkan pemanfaatan bonggol jagung sebagai media budidaya jamur.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa KKN dapat menjadi ruang aktualisasi pengetahuan akademik melalui pendekatan yang lebih kontekstual. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga dituntut memahami kebutuhan masyarakat, memetakan potensi lokal, serta merumuskan kegiatan yang memiliki relevansi dengan kondisi desa.

 

Promosi Potensi Desa hingga Penguatan Relasi Sosial

Penutupan KKN-TK Kelompok 12 juga diisi dengan pemutaran video profil Desa Dukohkidul dan promosi potensi agrowisata Kebun Jambu Kristal. Selain itu, diputar video after movie yang merekam berbagai aktivitas mahasiswa selama menjalankan program pengabdian.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada anak-anak yang sebelumnya mengikuti perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Interaksi tersebut memperlihatkan bahwa dimensi pengabdian mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan program fisik dan edukatif, tetapi juga membangun kedekatan sosial dengan masyarakat.

Dalam perspektif pengabdian kepada masyarakat, hubungan tersebut memiliki nilai strategis karena keberlanjutan suatu program sangat dipengaruhi oleh tingkat penerimaan, partisipasi, dan rasa memiliki masyarakat terhadap program yang dilaksanakan.

 

Penutupan yang Membuka Ruang Keberlanjutan

KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 pada akhirnya tidak hanya meninggalkan sejumlah program, tetapi juga meninggalkan pengetahuan, dokumentasi potensi desa, produk informasi kewilayahan, serta pengalaman kolaboratif antara mahasiswa dan masyarakat.

Penyerahan Peta Administrasi Desa, program konservasi lingkungan, edukasi teknologi sederhana, hingga promosi potensi agrowisata menjadi bagian dari jejak pengabdian yang diharapkan dapat terus dimanfaatkan setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN.

Dengan demikian, penutupan KKN bukanlah titik akhir. Ia merupakan transisi dari pengabdian langsung menuju keberlanjutan manfaat.

Bagi Universitas Bojonegoro, kegiatan tersebut sekaligus menjadi manifestasi peran perguruan tinggi dalam menghubungkan pengetahuan akademik dengan realitas sosial. Sementara bagi Desa Dukohkidul, kehadiran mahasiswa diharapkan dapat menjadi salah satu pemantik munculnya gagasan baru dalam mengembangkan potensi desa secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, keberhasilan KKN tidak semata diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi dari seberapa jauh gagasan, pengetahuan, dan inovasi yang dibawa mahasiswa mampu tetap hidup dan memberi manfaat setelah mereka kembali ke kampus.

[Ghozali]

Berita Terkait

Tutup Masa Pengabdian, KKN-TK Kelompok 16 Unigoro Tinggalkan Kesan dan Kenangan di Desa Klempun
KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Perkuat Konservasi Air di Dukohkidul, 32 Biopori Jadi Investasi Ekologis
Pasar Malam Terminal Palakka Ramai Setiap Malam Minggu dan Malam Kamis
32 Biopori Ditanam, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Bangun Strategi Konservasi Air Hadapi Kekeringan
Dugaan Pelangsiran BBM di SPBU Mare, Warga Minta Pertamina dan APH Melakukan Pemeriksaan
Yudisium FEB UNISLA 2026,Lisa Purnama Sari Tuntaskan Tahap Akademik
KKN Unigoro Kelompok 8 Hadirkan Peta Potensi dan Buku Sejarah, Dorong Desa Sumberbendo Berbasis Data dan Identitas Lokal
Geger! Ratusan Penjudi Kabur Terobos Semak Saat Polisi Gerebek Arena Sabung Ayam di Belakang Kantor Camat Toianas

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:05

Bukan Sekadar Penutupan, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Wariskan Inovasi dan Jejak Pengabdian di Dukohkidul

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:41

Tutup Masa Pengabdian, KKN-TK Kelompok 16 Unigoro Tinggalkan Kesan dan Kenangan di Desa Klempun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:24

KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Perkuat Konservasi Air di Dukohkidul, 32 Biopori Jadi Investasi Ekologis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 18:16

Pasar Malam Terminal Palakka Ramai Setiap Malam Minggu dan Malam Kamis

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:20

32 Biopori Ditanam, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Bangun Strategi Konservasi Air Hadapi Kekeringan

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Pemkab Pesawaran Perkuat Literasi Keuangan Masyarakat

Jumat, 14 Agu 2026 - 22:03