Bone, Rilis Publik | Aktivitas pertambangan galian C di Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan masyarakat. Kegiatan penambangan yang berlokasi tidak jauh dari jalan provinsi tersebut diduga terus beroperasi secara aktif, meskipun menimbulkan berbagai kekhawatiran di lingkungan sekitar. Warga merasa cemas karena aktivitas ini dinilai berpotensi membahayakan lingkungan serta keamanan akses jalan yang digunakan sehari-hari.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, kegiatan pengambilan material galian terlihat berlangsung di kawasan yang jaraknya sangat dekat dengan badan jalan provinsi. Jarak yang tidak sesuai ketentuan ini memicu kekhawatiran akan kerusakan struktur tanah maupun kerusakan permukaan jalan yang dapat membahayakan pengguna jalan. Pengerukan tanah dan batuan yang terus-menerus dilakukan dinilai berisiko mengubah kondisi lingkungan di sekitarnya.
Tidak hanya itu, kendaraan pengangkut material hasil galian juga terlihat rutin melintas di jalur tersebut. Melintasnya truk-truk bermuatan berat di jalan provinsi yang kondisinya sudah dipengaruhi aktivitas tambang ini semakin menambah kekhawatiran warga akan kerusakan infrastruktur dan risiko kecelakaan lalu lintas. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi terkait tindakan pengawasan maupun penghentian operasi yang diduga melanggar aturan tersebut.











