BALAM SEMPURNA, Rilis Publik– Sebagai wujud nyata kepedulian sosial terhadap kesejahteraan warga sekitar operasional perusahaan, PT Gunung Mas Raya (GMR) Sungai Rumbia Estate secara konsisten terus berkontribusi dalam perbaikan dan perawatan akses jalan masyarakat.
Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berada di bawah naungan PT Salim Ivomas Pratama ini secara berkala menurunkan alat berat serta bahan material berupa batu padas untuk membenahi titik-titik jalan yang rusak, khususnya akses jalan yang berada di wilayah Dusun Rumbia 2, guna memastikan mobilitas warga tetap berjalan lancar.
Komitmen ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan dalam pilar pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum. Melalui perbaikan jalan di Dusun Rumbia 2 ini dengan pengerasan menggunakan batu padas, akses transportasi komoditas pertanian serta aktivitas ekonomi harian masyarakat dapat terfasilitasi dengan lebih baik, aman, dan nyaman.
Namun, upaya perawatan jalan yang dilakukan oleh pihak perusahaan menghadapi tantangan besar di lapangan. Infrastruktur jalan yang berlandaskan tanah gambut dan ditimbun dengan batu padas tersebut sangat rentan rusak kembali akibat perilaku para toke sawit yang kerap melintas menggunakan mobil berbadan besar dengan muatan berlebih mencapai 8 hingga 12 ton. Muatan yang terlampau berat ini dengan cepat menghancurkan lapisan timbunan batu padas yang baru saja dipadatkan. Tindakan para toke sawit tersebut dinilai tidak menunjukkan adanya kerja sama atau kepedulian yang sejalan dengan upaya perusahaan dalam menjaga fasilitas umum demi kepentingan bersama.
Manajemen PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate menyampaikan bahwa keberadaan perusahaan harus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan sekitar. Oleh karena itu, perawatan jalan fasilitas umum ini menjadi salah satu prioritas yang terus dikawal secara rutin — dengan penimbunan dan pengerasan batu padas berulang kali — walau memerlukan kesadaran dari para pengguna jalan lainnya agar infrastruktur yang ada bisa bertahan lama.
Pembenahan infrastruktur jalan di Dusun Rumbia 2 ini dinilai sangat krusial, terutama dalam menjaga urat nadi perekonomian desa agar tetap berputar tanpa kendala akses transportasi.











