MUSI BANYUASIN — Rilispublik — Klarifikasi pihak Puskesmas Kecamatan Jirak Jaya yang disampaikan melalui media sosial Facebook terkait dugaan buruknya pelayanan terhadap pasien di Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Talang Mandung menuai keberatan dari keluarga pasien.
Orang tua pasien menilai klarifikasi tersebut belum menggambarkan secara utuh kejadian yang sebenarnya. Ia juga mempertanyakan mengapa pihak keluarga, khususnya dirinya sebagai orang tua pasien, tidak dilibatkan dalam proses klarifikasi maupun dimintai keterangan sebelum pernyataan disampaikan kepada publik.
“Saya dak terima. Klarifikasi itu dak sesuai dengan kejadian yang sebenarnya. Saya selaku orang tua pasien tidak pernah dilibatkan atau dimintai keterangan. Klarifikasi itu hanya sepihak dan terkesan menguntungkan pihak medis yang ada di Talang Mandung,” ungkap orang tua pasien.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak semestinya hanya dilihat dari sudut pandang pihak tenaga medis atau fasilitas kesehatan. Sebab, keluarga pasien merupakan pihak yang mengalami dan menyaksikan langsung rangkaian kejadian saat anaknya membutuhkan pertolongan medis.
Ia berharap pihak terkait tidak terburu-buru menyimpulkan persoalan hanya berdasarkan keterangan internal, melainkan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dengan mendengarkan keterangan dari semua pihak, termasuk keluarga pasien.
“Kami berharap persoalan ini dibuka secara terang. Jangan hanya satu pihak yang didengar. Kami sebagai keluarga pasien juga punya hak untuk menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.
Keluarga pasien pun meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin melakukan evaluasi dan menindaklanjuti persoalan tersebut secara objektif. Mereka berharap ada klarifikasi yang transparan dan berimbang sehingga publik dapat mengetahui fakta sebenarnya berdasarkan keterangan dari seluruh pihak yang terlibat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak keluarga pasien tetap pada keterangannya dan meminta agar dugaan pelayanan kesehatan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Talang Mandung ditelusuri secara menyeluruh. Sementara itu, klarifikasi dari pihak terkait lainnya masih dinantikan untuk memberikan sudut pandang yang berimbang atas persoalan tersebut.
(Red)











