Ribuan Paket Proyek di Lahat Diawasi Satgasus, Kontraktor Nakal Terancam Bui

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAHAT, Rilispublik— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat menggelontorkan anggaran sebesar Rp5,5 miliar dengan membentuk tim pengawas independen guna menjaga kualitas dan mutu seluruh proyek pembangunan fisik di Kabupaten Lahat.

Langkah ini diambil untuk memastikan transparansi serta mencegah potensi penyimpangan, baik dalam pelaksanaan tender maupun pengerjaan proyek di lapangan. Hal tersebut disampaikan Bupati Lahat kepada awak media, Rabu (5/7/2026).

Tim pengawas independen ini melibatkan sekitar 20 tenaga ahli senior yang terdiri dari para profesional berpengalaman di bidang teknik sipil, arsitektur, hingga konstruksi, dengan rata-rata usia di atas 60 tahun.

“Mudah-mudahan mereka tidak tergiur dengan hal-hal lain. Orang-orang di usia 60 tahun ke atas biasanya lebih mengingat akhirat, sehingga diharapkan dapat meningkatkan mutu pekerjaan. Meski begitu, saya juga akan ikut turun langsung ke lapangan dan tidak ingin hanya menerima laporan di atas meja,” tegas Bupati Lahat.

Dengan keterlibatan para profesional senior berintegritas tinggi, Pemkab Lahat berharap pengawasan dapat berjalan objektif dan independen tanpa intervensi dari pihak mana pun. Kebijakan ini sekaligus mengevaluasi pengalaman sebelumnya, saat sejumlah proyek terkendala akibat kontraktor yang kerap mengalihkan pekerjaan (subkontrak) tanpa koordinasi yang baik hingga berujung pada penurunan kualitas pengerjaan.

“Ke depan, saya menekankan pentingnya peran dan dukungan dari pihak perbankan dalam menjamin kontrak kerja. Dengan adanya jaminan kontrak dan pengawasan ketat, setiap potensi masalah di lapangan dapat segera dilaporkan dan ditangani secara preventif bersama kepala daerah maupun pihak berwenang,” lanjutnya.

Melalui skema pengawasan baru ini, Pemkab Lahat optimistis pelaksanaan ribuan paket proyek dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan tepat mutu demi kepentingan masyarakat luas.

(Johan Kr)

Berita Terkait

Sumur 160 Jadi Titik Panas: Warga Desak Pertamina Buka Hasil Uji Limbah Air Asin
Memasuki Musim Kemarau dan Cegah Karhutla, Kapolsek Rambang Tegaskan Larangan Keras Membakar Lahan
Jelang HUT RI ke‑81, Polsek Rambang Bina Calon Paskibraka Tingkat Kecamatan
Kinerja Camat Jirak Jaya Dipertanyakan: Warga Terdampak Limbah Dan Anak Korban Pipa Gas Disebut Kurang Mendapat Perhatian
Usai Pelantikan CPNS, Ratusan Warga Banjarsari Demo Minta Tutup IUP PT BGG
Pembahasan Rencana Kerja 2027, Bupati Lahat Jamin Keberlanjutan Kerja Tenaga P3K
Di Balik Santunan 100 Anak Yatim dan Kaum Duafa, PT GWN Perkuat Kepedulian Sosial di Desa Jembatan Gantung
Ciptakan Rasa Aman di Wilayah Hukumnya, Polsek Rambang Intensifkan Patroli Malam Hari

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:58

Sumur 160 Jadi Titik Panas: Warga Desak Pertamina Buka Hasil Uji Limbah Air Asin

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:54

Ribuan Paket Proyek di Lahat Diawasi Satgasus, Kontraktor Nakal Terancam Bui

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:38

Memasuki Musim Kemarau dan Cegah Karhutla, Kapolsek Rambang Tegaskan Larangan Keras Membakar Lahan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:37

Jelang HUT RI ke‑81, Polsek Rambang Bina Calon Paskibraka Tingkat Kecamatan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:35

Kinerja Camat Jirak Jaya Dipertanyakan: Warga Terdampak Limbah Dan Anak Korban Pipa Gas Disebut Kurang Mendapat Perhatian

Berita Terbaru