Lihat Kepulan Asap di Tengah Perjalanan, Bupati Muba Toha Tohet Langsung Turun Tinjau Lokasi Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MUSI BANYUASIN, Rilis Publik – Perjalanan pulang Bupati Musi Banyuasin HM Toha Tohet SH menuju Kota Sekayu, Minggu (30/8/2026), mendadak berubah menjadi agenda penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

 

Usai menghadiri resepsi pernikahan di Kecamatan Sungai Keruh, Bupati Toha semula melanjutkan perjalanan menuju Sekayu. Namun, kepulan asap yang terlihat dari kejauhan menarik perhatiannya.

 

Tanpa menunggu laporan resmi, orang nomor satu di Kabupaten Musi Banyuasin itu langsung menghentikan kendaraan dan turun ke lokasi untuk memastikan kondisi yang terjadi di lapangan.

 

Kebakaran diketahui terjadi di kawasan RT 12 di pinggir jalan hingga menjalar ke wilayah Dusun Lama, RT 17 RW 6, Kelurahan Soak Baru, Kecamatan Sekayu.

 

Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Mengetahui adanya Karhutla tersebut, Bupati Toha langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan proses pemadaman dilakukan secara cepat dan terpadu.

 

Di lokasi, Bupati didampingi Camat Sekayu Edi Heriyanto SH MSi. Sejumlah unsur gabungan turut dikerahkan, mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muba, TNI, Damkar, jajaran kecamatan dan kelurahan, serta pihak terkait lainnya.

 

Tim gabungan berjibaku melakukan pemadaman dan pengendalian api guna mencegah kebakaran meluas ke kawasan lain.

 

Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan, penanganan Karhutla tidak boleh menunggu hingga api membesar. Menurutnya, kecepatan respons dan koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam mengendalikan kebakaran.

 

“Kita harus bergerak cepat dalam menangani Karhutla. Sinergi seluruh pihak sangat penting agar api dapat segera dikendalikan dan dampaknya tidak meluas,” tegas Toha di lokasi.

 

Ia juga mengapresiasi kesigapan seluruh personel gabungan yang langsung turun melakukan upaya pemadaman.

 

Menurut Bupati Toha, kebakaran hutan dan lahan bukan sekadar persoalan vegetasi yang terbakar. Dampak Karhutla dapat meluas, mulai dari gangguan kesehatan masyarakat, terganggunya aktivitas warga, hingga ancaman kabut asap.

 

Karena itu, ia mengingatkan bahwa upaya pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

 

“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari jaga lingkungan dan bersama-sama menciptakan Muba yang aman, sehat, dan nyaman,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala BPBD Muba Marko Susanto SSTP MSi mengatakan, pihaknya bersama unsur gabungan langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi mengenai kebakaran di wilayah Kelurahan Soak Baru.

 

Menurut Marko, respons cepat menjadi langkah krusial untuk mencegah api berkembang dan menjalar ke wilayah yang lebih luas.

 

“Tim gabungan langsung melakukan penanganan di lokasi. Kita terus berupaya agar api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya,” jelasnya.

 

Hingga proses penanganan berlangsung, tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman dan pengendalian di sejumlah titik yang terdampak.

 

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi gambaran pentingnya respons cepat dalam menghadapi ancaman Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran lahan di wilayah Musi Banyuasin.

Berita Terkait

Pipa Air Asin Diduga Kembali Pecah di Dusun IV atalang Bungur, Pertamina EP Zona 4 Diminta Bertindak
Danrem 044/GAPO Segel 120 Hektare Lahan Terbakar di Banyuasin, Dugaan Pembakaran Sengaja Didalami
Hadapi Ancaman Karhutla, Bupati Toha Tohet Tegaskan Komitmen Muba: Siap Gerak Cepat, Perkuat Pencegahan dan Dukung Penegakan Hukum
Wujudkan Transformasi Nyata, PTBA Raih Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026
Bupati Muba Kukuhkan Pengurus KTNA Masa Bakti 2026–2031
Somasi Terkait Pencemaran Sungai Jirak Disorot: Masyarakat Beri Ruang Penyelesaian Secara Kekeluargaan
Sengketa Lahan Talang Akar Memanas, Pariem Layangkan Somasi II: Klaim Tanah 4 Hektare Diminta Diselesaikan Secara Hukum
Ayah Tiri di Kecamatan Jirak Laporkan Anak Tiri

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55

Pipa Air Asin Diduga Kembali Pecah di Dusun IV atalang Bungur, Pertamina EP Zona 4 Diminta Bertindak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:10

Danrem 044/GAPO Segel 120 Hektare Lahan Terbakar di Banyuasin, Dugaan Pembakaran Sengaja Didalami

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:25

Hadapi Ancaman Karhutla, Bupati Toha Tohet Tegaskan Komitmen Muba: Siap Gerak Cepat, Perkuat Pencegahan dan Dukung Penegakan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:14

Wujudkan Transformasi Nyata, PTBA Raih Tiga Penghargaan Anugerah Humas Indonesia 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:46

Bupati Muba Kukuhkan Pengurus KTNA Masa Bakti 2026–2031

Berita Terbaru