BMKG: Musim Hujan di Lampung Mundur hingga Januari 2027, Kemarau Diprediksi Lebih Panjang Dampak El Nino Kuat

Sabtu, 17 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG,  Rilis Publik – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Lampung mengonfirmasi mundurnya awal musim hujan periode 2026/2027 di wilayah Provinsi Lampung. Kemunduran tersebut dipicu masih kuatnya fenomena El Nino dan indeks Indian Ocean Dipole (IOD) positif yang menghambat pertumbuhan awan hujan secara luas.

 

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Lampung dalam keterangannya menyebutkan, kondisi tersebut membuat musim kemarau di sebagian besar wilayah Lampung diprediksi akan bertahan lebih lama dari normalnya.

 

“Dinamika atmosfer saat ini kurang mendukung pertumbuhan awan hujan di Lampung. El Nino masih pada intensitas kuat dan IOD positif, sehingga suplai uap air berkurang,” tulis BMKG dalam Prospek Cuaca 7 Hari periode 15-21 Oktober 2026.

 

Kemarau Bertahan Hingga Desember, Lampung Selatan Paling Akhir

 

BMKG memprakirakan kemarau akan masih mendominasi hingga November bahkan Desember 2026 di sebagian besar wilayah.

 

Untuk variasi wilayah, terdapat perbedaan waktu masuknya musim hujan:

– *Lebih Awal:* Wilayah Lampung Barat dan Pesisir Barat diprakirakan masuk musim hujan pada akhir Oktober 2026.

– *Paling Akhir:* Wilayah Lampung Selatan dan Lampung Timur menjadi yang paling akhir, baru memasuki awal musim hujan pada Januari 2027.

 

Masih Ada Potensi Hujan Lokal

 

Meski kemarau mendominasi, BMKG menegaskan bukan berarti tidak ada hujan sama sekali. Berdasarkan prospek cuaca sepekan ke depan (16-22 Oktober 2026), cuaca Lampung secara umum cerah berawan hingga berawan.

 

Namun tetap ada potensi hujan ringan hingga sedang yang bersifat lokal dan berdurasi singkat, terutama pada siang hingga sore hari akibat suplai kelembapan dari perairan sekitar. Hujan tersebut belum merata dan belum mampu mengakhiri musim kemarau secara menyeluruh.

 

Suhu Panas Capai 38,2 Derajat Celsius

 

Selama puncak kemarau hingga saat ini, suhu udara di Lampung tercatat cukup tinggi. BMKG mencatat suhu maksimum pada 12-13 Oktober 2026 mencapai 38,2°C di Lampung.

 

Secara umum, suhu maksimum sementara berkisar antara 33°C hingga 37°C. Wilayah terpanas berada di Lampung Selatan, Mesuji, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Utara.

 

Sebelumnya pada Juli-Agustus, BMKG juga mencatat puncak kemarau dengan suhu mencapai 37 derajat Celsius.

 

Imbauan Mitigasi BMKG Lampung

 

Menyikapi kondisi kering yang masih menguat, BMKG Lampung mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk melakukan langkah mitigasi:

 

*1. Hemat Penggunaan Air:* Menjaga cadangan air bersih secara bijak karena minimnya curah hujan.

*2. Waspada Karhutla:* Dilarang keras membakar sampah atau membuka lahan dengan cara dibakar, karena semak belukar yang mengering sangat rentan memicu kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

*3. Sektor Pertanian:* Petani disarankan menyesuaikan jadwal tanam dan memilih varietas tanaman yang lebih tahan terhadap kondisi kering.

*4. Antisipasi Bencana Hidrometeorologi:* Membersihkan saluran air dan drainase dari sekarang untuk mengantisipasi banjir dan tanah longsor saat musim hujan datang secara mendadak.

 

BMKG juga meminta masyarakat untuk terus memantau pergerakan titik panas (hotspot) dan peringatan dini cuaca harian melalui laman resmi BMKG Lampung atau melalui aplikasi resmi InfoBMKG.

Berita Terkait

Wakili Ketua KSLU ,David Yoyon, S.H. Owner Ratu Audio Sungkai Ajak Seluruh Owner Orgen Tunggal Lampung Utara Bersatu
Jelang Pilkakon Serentak, Kapolsek Pardasuka Minta Warga Tak Terpecah Beda Pilihan
Basarudin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Bedah Rumah Bantuan Masyarakat untuk Keluarga Paijan
Tak Sekadar Tempat Pembinaan, Lapas Kelas IIA Kotabumi Jadi Ruang Belajar bagi Generasi Muda
Diduga Pembuangan Limbah Lapak Karet di Cilutung Resahkan Warga Akibat Bau Menyengat
Dugaan Pungli Oknum Polisi di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara: Masih Ditelusuri
Atasi Kelangkaan BBM Subsidi, Polres Lampung Utara Dampingi DPRD Sidak 5 SPBU
PCNU Lamteng Sosialisasikan AD/ART Hasil Muktamar ke-35 di Sendang Agung, Tekankan Pentingnya Kader Melek Organisasi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:35

BMKG: Musim Hujan di Lampung Mundur hingga Januari 2027, Kemarau Diprediksi Lebih Panjang Dampak El Nino Kuat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:49

Wakili Ketua KSLU ,David Yoyon, S.H. Owner Ratu Audio Sungkai Ajak Seluruh Owner Orgen Tunggal Lampung Utara Bersatu

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:22

Jelang Pilkakon Serentak, Kapolsek Pardasuka Minta Warga Tak Terpecah Beda Pilihan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:50

Basarudin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Bedah Rumah Bantuan Masyarakat untuk Keluarga Paijan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:18

Tak Sekadar Tempat Pembinaan, Lapas Kelas IIA Kotabumi Jadi Ruang Belajar bagi Generasi Muda

Berita Terbaru