Ketua Umum Faju Nusantara Raden Bagus Satria Kunjungi Tribrata, Siap Bersinergi dengan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto

Sabtu, 17 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis Publik, Jakarta — Pimpinan Umum Forum Advokat dan Jurnalis Nusantara (FAJU) Nusantara, Raden Bagus Satria, S.H., MH, menyambangi Markas Besar Polri di Jalan Tribrata Nomor 1, Jakarta, pada Minggu, 5 Oktober 2026. Kunjungan ini dilakukan satu minggu setelah Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto pada 1 Oktober 2026.

 

Selaku Ketua Umum FAJU Nusantara sekaligus Pimpinan Redaksi Media Humas Polri, Raden Bagus Satria menyatakan kesiapannya untuk bersinergi membangun respons cepat Polri terhadap masyarakat melalui informasi publik. “Kami siap bersinergi untuk mendukung respons cepat Polri terhadap masyarakat melalui keterbukaan informasi publik,” ujar Raden Bagus.

 

Dalam pertemuan tersebut, Kapolri baru memaparkan visi dan misinya, yaitu memperbaiki segala aspek pelayanan, mendahulukan laporan masyarakat, serta mengutamakan kepentingan rakyat. Dua prioritas utama yang disoroti adalah pemberantasan narkoba dan perjudian daring.

 

FAJU Nusantara pun menyatakan komitmennya untuk mendukung program ini. “Kami siap bersinergi dan membantu menyebarluaskan setiap kegiatan Polri guna memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya kehadiran institusi kepolisian di tengah masyarakat,” kata Raden Bagus.

 

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyampaikan visi utamanya: “Polisi Bersama Masyarakat”. Beliau menegaskan akan menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian dengan pendekatan yang lebih humanis, sehingga kehadiran Polri memberikan rasa aman yang nyata tanpa menimbulkan ketakutan.

 

Kapolri juga menetapkan Enam Prinsip Utama Pengabdian Kepada Masyarakat, yaitu:

✅ Hadir untuk melindungi

✅ Dekat dan menjadi pengayom

✅ Cepat merespons

✅ Adil dalam penegakan hukum

✅ Terbuka, dan

✅ Adaptif terhadap dinamika zaman

 

Selanjutnya, Kapolri menegaskan dua langkah strategis utama:

 

Pertama: Penanganan permasalahan tidak boleh menunggu viral. Budaya “tidak viral, tidak ada keadilan” harus dihapus, sehingga setiap laporan masyarakat segera ditindaklanjuti demi kepastian hukum.

 

Kedua: Program Quick Wins dalam 100 Hari Pertama, yang meliputi: penciptaan ruang publik yang aman, pemberantasan narkoba dan judi daring, penanganan penipuan digital, peningkatan respons cepat layanan 110 dan SPKT yang ramah korban, optimalisasi SP2HP, pembenahan internal hingga tingkat Polres dan Polsek, serta penguatan penyelidikan ilmiah.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Subianto Lantik Empat Wamen Kabinet Merah Putih
STOP PERS | Ambrosius Tes – Kabiro Belu, NTT
Ombudsman RI Kunjungi Polres Lampung Utara, Lakukan Penilaian Kualitas Pelayanan Publik
MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Meski Tak Temukan Bukti Lulus SMA
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme, Ada Temuan Latihan Tembak
RSUDAM Lampung Raih Piagam Apresiasi dari DJP Bengkulu-Lampung
Kapolda Aceh Terima Silaturahmi Tim Kejagung RI
Listyo Sigit Diganti, Presiden Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri yang Baru

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:14

Ketua Umum Faju Nusantara Raden Bagus Satria Kunjungi Tribrata, Siap Bersinergi dengan Kapolri Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:29

Presiden Prabowo Subianto Lantik Empat Wamen Kabinet Merah Putih

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:33

STOP PERS | Ambrosius Tes – Kabiro Belu, NTT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20

Ombudsman RI Kunjungi Polres Lampung Utara, Lakukan Penilaian Kualitas Pelayanan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:01

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Meski Tak Temukan Bukti Lulus SMA

Berita Terbaru