Indahnya Bukit Sion, Lokasi Bekas Tambang Jadi Wisata Edukasi Taman Bunga di Pringsewu

Kamis, 3 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Rilis Publik) – Lahan bekas galian tambang di Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, yang dulunya tandus dan berbatu, kini menjelma menjadi taman bunga yang asri. Bukit Sion, demikian tempat ini disebut, menjadi bukti nyata bagaimana lahan kritis dapat direhabilitasi hingga kembali produktif.

 

Muhammad Faturahman, pengelola Bukit Sion, menceritakan perjalanan panjang mengubah lahan tersebut. Sebelum menjadi taman bunga, kawasan ini hanyalah tanah keras yang sulit dimanfaatkan untuk pertanian maupun perkebunan.

 

“Tanah di sini didominasi batu mangan dan logam, sehingga sulit ditanami tanaman produktif,” ujar Faturahman.

 

Namun, dengan eksperimen dan ketekunan, perlahan perubahan mulai terlihat. Berbagai jenis bunga ditanam untuk memperbaiki struktur tanah dan membangun ekosistem baru.

 

“Kami memulai dengan menanam bunga yang tahan di kondisi ekstrem. Sedikit demi sedikit, tanah yang dulu mati mulai hidup kembali,” katanya.

 

Saat ini, Bukit Sion menjadi rumah bagi 16 jenis bunga yang tidak hanya mempercantik lanskap, tetapi juga berperan dalam pemulihan tanah. Salah satunya adalah bunga celosia, yang mampu menyerap kandungan logam dari tanah. Ada pula bunga refugia yang menarik serangga baik untuk membantu penyerbukan serta melindungi tanaman pertanian dari hama.

 

“Bunga ini menjadi pelindung alami bagi tanaman yang kami tanam di sekitarnya, seperti cabai dan melon,” kata Faturahman.

 

Menurutnya transformasi lahan bekas tambang menjadi taman bunga tentu bukan perkara mudah. Selain minim unsur hara, tantangan lain yang dihadapi adalah kondisi tanah berbatu yang sulit menyerap air.

 

“Kami menerapkan berbagai metode untuk memperbaiki tanah, mulai dari menambahkan pupuk organik hingga menanam tanaman berakar kuat untuk menggemburkan tanah,” ujarnya.

 

Perlahan, hasilnya mulai tampak. Tanah yang semula keras kini lebih subur, bahkan beberapa tanaman pertanian mulai bisa tumbuh.

 

Bukit Sion mulanya tak sepenuhnya diniatkan untuk wisata, namun melihat antusiasme masyarakat yang datang berkunjung, kini bukan sekadar destinasi wisata, tetapi juga pusat edukasi bagi masyarakat yang tertarik dengan konsep rehabilitasi lahan dan pertanian berkelanjutan.

 

“Kami ingin menunjukkan bahwa dengan perencanaan yang tepat, lahan yang dianggap mati bisa kembali bernyawa dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Faturahman.

 

Ke depan, ia dan timnya berencana membuat perpustakaan tanaman dengan menanam lebih banyak tanaman, termasuk buah-buahan, untuk semakin memperkaya ekosistem Bukit Sion.

 

“Nanti ke depannya kita akan menyiapkan seperti tempat-tempat edukasi perkebunan, kita juga mau membangun sebuah perpustakaan pertanian yang bisa dengan gratis dikunjungi oleh siapa pun, nanti kita siapin WiFi, maka bukan hanya pertaniannya saja. Jadi dari hulu sampai hilir produk dari mulai benih sampai menjadi produk turunan untuk bibit tomat sampai menjadi saus misalnya,” ucapnya.

 

Dari yang awalnya hanya tanah tandus, kini Bukit Sion berdiri sebagai bukti bahwa alam bisa dipulihkan dengan upaya yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Kunjungan Kerja Ketua DPW Ansori Bersama Jajaran Pengurus Provinsi ke DPD Laskar NKRI Lampung Timur, Perkuat Konsolidasi dan Matangkan Program Kerja
Tanggapi Komentar Miring Soal Berita Kades Ogan Jaya, Deferi Zan: Kami Terbuka Hak Jawab, Hentikan Fitnah
Duka Jadi Ladang Bisnis: Klaim Asuransi Allianz Rp1,4 Miliar di Rumbia 2 Diduga Dikuasai Pihak Ketiga, Ahli Waris Hanya Terima Rp400 Juta
Pilkakam Serentak Lamteng: Sendang Mulyo Tetapkan Empat Calon, Pengundian Berjalan Lancar
Ombudsman RI Kunjungi Polres Lampung Utara, Lakukan Penilaian Kualitas Pelayanan Publik
Tubaba Perkuat Perlindungan Hukum ASN
Kota Metro Borong Enam Prestasi di Festival Seni Qasidah
Cegah Konflik Sejak Awal, Polres Pringsewu Kawal Penetapan Calon Pilkakon di 59 Pekon

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:49

Kunjungan Kerja Ketua DPW Ansori Bersama Jajaran Pengurus Provinsi ke DPD Laskar NKRI Lampung Timur, Perkuat Konsolidasi dan Matangkan Program Kerja

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57

Tanggapi Komentar Miring Soal Berita Kades Ogan Jaya, Deferi Zan: Kami Terbuka Hak Jawab, Hentikan Fitnah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:03

Duka Jadi Ladang Bisnis: Klaim Asuransi Allianz Rp1,4 Miliar di Rumbia 2 Diduga Dikuasai Pihak Ketiga, Ahli Waris Hanya Terima Rp400 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:50

Pilkakam Serentak Lamteng: Sendang Mulyo Tetapkan Empat Calon, Pengundian Berjalan Lancar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:20

Ombudsman RI Kunjungi Polres Lampung Utara, Lakukan Penilaian Kualitas Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Nasional

STOP PERS | Ambrosius Tes – Kabiro Belu, NTT

Senin, 12 Okt 2026 - 08:33