Pengadaan Alkes RS Temayang Bojonegoro Mencapai 55 Miliar Dipertanyakan

Kamis, 24 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro-Rilis Publik – Sejumlah aktivis informasi di Kota Ledre dibuat tercengang dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 yang dialokasikan untuk pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) di Rumah Sakit Kecamatan Temayang, Bojonegoro, Jawa Timur.

 

Bagaimana tidak, untuk membeli mesin CT Scan, Digital Xray Carm, dan Digital Xray Ceiling, secara online atau dalam bahasa birokrasi biasa disebut dengan pengadaan e-purchasing, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan harus menggelontorkan uang rakyat sebanyak Rp 55 Milyar Rupiah.

 

Dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, melalui Imam, Kepala Bidang Sumberdaya Kesehatan, ada tiga bentuk pengadaan alat kesehatan di Rumah Sakit Temayang.

 

Ketiganya yaitu, pengadaan mesin CT Scan Merk Neusoft, Type Multi-Slice CT Scanner System (NeuViz 128), dengan pagu anggaran Rp 40 Miliar Rupiah.

 

Kemudian, pengadaan mesin Digital Xray Carm Merk Allengers,Type C ARM HF 59R-S20 WITH PB, dengan pagu anggaran Rp 7 Miliar Rupiah.

 

Dan yang terakhir ialah pengadaan mesin Digital Xray Ceiling Merk Mindray, Type Digital Radiography System – DigiEye 760 Dual Rail with Floating Table and iStitch, dengan pagu anggaran Rp 8 Miliar Rupiah.

 

“CT Scan Merk Neusoft, Type Multi-Slice CT Scanner System (NeuViz 128), Digital Xray Carm Merk Allengers, Type C ARM HF 59R-S20 WITH PB, Digital Xray Ceiling Merk Mindray, Type Digital Radiography System – DigiEye 760 Dual Rail with Floating Table and iStitch.” jelasnya ketika dikonfirmasi ihwal merek dan spesifikasi alat kesehatan yang dibeli dengan uang rakyat Bojonegoro sebesar Rp 55 Milyar. Kamis, 24 April 2025.

 

Sementara itu, berdasarkan telisik pewarta didalam laman e-katalog Lembaga Kebijakan Pengaduan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP), terdapat perbandingan harga pembelian yang jumlahnya sangat signifikan.

 

Dimana menurut e-katalog LKPP, mesin CT Scan Merk Neusoft, Type Multi-Slice CT Scanner System (NeuViz 128) dibandrol seharga Rp 13 sampai 14 Miliar Rupiah.

 

Lalu, mesin Digital Xray Carm Merk Allengers, Type C ARM HF 59R-S20 WITH PB, dibandrol seharga Rp 3 sampai 4 Miliar Rupiah.

 

Dan, mesin Digital Xray Ceiling Merk Mindray, Type Digital Radiography System – DigiEye 760 Dual Rail with Floating Table and iStitch, dibandrol seharga Rp 2 sampai 5 Miliar Rupiah.

 

Dengan adanya perbandingan diatas, menurut Koh Aksin, salah satu penggiat informasi yang tergabung dalam Aktivis Kolam Pancing (AKP) Bojonegoro mengatakan, secara logika berfikir terdapat selisih harga yang jumlahnya jauh berbeda.

 

“Ketiga kegiatan itu dianggarkan Dinas Kesehatan sebanyak 55 Milyar rupiah. Namun ketika harga mesin yang dibeli Dinas itu kita bandingkan dengan e-katalog LKPP ternyata terdapat perbandingan harga dengan jumlah yang signifikan, atau kelebihan bayar, dan berpotensi merugikan keuangan Negara.”tandasnya.

 

[Az/Team]

Berita Terkait

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan
Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi
Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual
Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan
Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo
Sebut PUPR Sangat Tanggap, Walkot LIRA Banda Aceh Apresiasi Kinerja Rulli Syahreza
khusyuk! Ziarah Kubro Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Sendangbaru
Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:46

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:33

Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:04

Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:05

Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:41

Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo

Berita Terbaru