CEO Asia Sistem Teknologi: Koperasi Merah Putih Harus Pegang Token Sendiri, Bukan Cuma Simpanan Uang

Selasa, 24 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Rilis Publik – CEO PT Asia Sistem Teknologi, Teungku Muhammad Raju, menyambut positif seruan Wakil Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono, yang mendorong koperasi desa untuk memahami investasi Bitcoin dan teknologi kripto. Namun, Raju mengusulkan langkah lebih berani dan konkret: Koperasi Merah Putih perlu ikut memiliki dan memanfaatkan token digital sendiri seperti PSNG, LUMA, dan BLOCOIN, sebagai pondasi menuju koperasi masa depan yang mandiri secara digital.

> “Kalau negara lain bisa pegang Bitcoin, kenapa koperasi kita tidak pegang token sendiri? Koperasi zaman sekarang bukan hanya tempat simpan pinjam, tapi juga bisa jadi investor aset digital milik sendiri.”
— Teungku Muhammad Raju

 

Sebagai pendiri ekosistem Lumadex.finance (DEX buatan anak bangsa), Raju menyarankan agar koperasi di bawah program Koperasi Merah Putih mulai menggunakan infrastruktur lokal yang sudah tersedia, seperti:

Token PSNG, LUMA, dan BLOCOIN sebagai aset komunitas

Blocoin.pro sebagai dompet resmi koperasi dan anggota

PSN Marketplace untuk menjual produk desa antar-wilayah

Lumadex.finance untuk jual beli token secara langsung, transparan, dan tanpa perantara

Langkah ini akan mengubah koperasi dari lembaga pasif menjadi pemain aktif dalam ekonomi digital nasional. Tak hanya itu, anggota koperasi bisa:

Menabung dalam bentuk token yang berpotensi tumbuh nilainya

Menjadi pelaku pasar aset digital

Memanfaatkan blockchain untuk distribusi hasil usaha koperasi

> “Ini bukan hanya soal Bitcoin, ini soal menciptakan ekonomi digital yang bisa dimiliki rakyat desa. Token kita, wallet kita, marketplace kita. Sudah saatnya koperasi Merah Putih punya jejak di blockchain.”

 

—

🔧 Rencana Aksi:

PT Asia Sistem Teknologi membuka kolaborasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM untuk:

Pelatihan pengurus Kopdes Merah Putih soal kripto & blockchain

Simulasi pembelian token PSNG, LUMA, atau BLOCOIN oleh koperasi

Implementasi wallet Blocoin.pro sebagai tabungan digital koperasi

Integrasi PSN Marketplace untuk produk-produk desa

📈 Tujuan Akhir:

Menjadikan koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat digital yang tidak bergantung pada bank besar, platform asing, atau teknologi luar negeri.

—

📢 “Kalau koperasi dulu pegang beras dan ternak, sekarang waktunya pegang token dan dompet digital. Koperasi Merah Putih bisa jadi pusat ekonomi baru Indonesia.”(Rapel)

Berita Terkait

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim
Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar
Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027
Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!
Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil
Lapas Probolinggo Jawa Timur ‘Angker’, Penghuni Selalu Mendapat ‘Bisikan Gaib’ Sebelum Razia  
Aktivis Soroti Danau Kongar Terancam Surut, PT SMS Diminta Utamakan Kelestarian Sumber Air
Dugaan Mengerikan: Lapas Probolinggo Diduga Jadi Markas Pengendali Narkoba Sabu!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:14

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim

Selasa, 15 September 2026 - 23:17

Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar

Senin, 14 September 2026 - 22:03

Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027

Senin, 14 September 2026 - 14:50

Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!

Minggu, 13 September 2026 - 16:13

Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil

Berita Terbaru