Diduga Tabrak Regulasi, Proyek Irigasi di Desa Tunggulrejo Singgahan Tuban Jadi Sorotan

Minggu, 27 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN//Rilis Publik – Sebuah proyek pembangunan saluran irigasi di atas permukaan tanah dengan memanfaatkan gravitasi di wilayah Desa Tungulrejo, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, menuai sorotan publik.

 

 

Pasalnya, pekerjaan yang berlokasi tepat di Dusun Brabo RT /07 RW /02 tersebut, disinyalir dikerjakan secara asal-asalan dan sarat dengan peyimpangan.

 

 

Berdasarkan penelusuran di lokasi, diduga terdapat pengurangan beberapa item material yang tentunya akan berpengaruh pada kualitas bangunan nantinya. Terlihat, banyak batu pondasi yang berongga tanpa diisi campuran luluh (semen dan pasir).

 

 

Selain itu, secara visual para pekerja di llapangan tampak tidak menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti helm, sepatu keselamatan, sarung tangan, maupun masker. Hal ini tentu berpotensi membahayakan para pekerja dan melanggar standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

 

 

“Saya melihat pekerja proyek juga tidak memakai APD, lah kalau ada kecelakaan kerja siapa yang bertanggung jawab mas”, ucap RN, salah satu warga kepada wartawan, Sabtu (26/7/2025).

 

 

Berkaitan dengan hal diatas, Kepala Desa Tunggulrejo, Sukarno saat dikonfirmasi pewarta melalui pesan id WhatsApp, ponsel yang bersangkutan sedang tidak aktif dengan tanda centang satu.

 

 

Di sisi lain, publik menyebut proyek tersebut adalah proyek siluman, karena di lokasi tidak ditemukan adanya papan informasi pekerjaan yang menunjukkan jenis pekerjaan, sumber anggaran dan volume pekerjaan.

 

 

Kekhawatiran lain yang timbul adalah pekerjaan tersebut akan kembali menjadi sorotan, karena sebelumnya satu item pekerjaan irigasi di Desa Tunggulrejo pernah mangkrak dan menjadi temuan Inspektorat pada tahun 2024. Akankah hal itu terulang kembali.?

 

Bersambung..

 

[Red]

Berita Terkait

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan
Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi
Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual
Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan
Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo
Sebut PUPR Sangat Tanggap, Walkot LIRA Banda Aceh Apresiasi Kinerja Rulli Syahreza
khusyuk! Ziarah Kubro Warnai Peringatan Tahun Baru Islam di Sendangbaru
Negri Agung United Raih Juara Pertama, Camat Hepi Haryanto Apresiasi Semangat Tim

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 09:46

Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:33

Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:04

Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:05

Dari Kampus untuk Sawah, KKN-TK UNIGORO Kelompok 12 Hadirkan Inovasi Pengusir Tikus Tenaga Surya sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:41

Mahasiswa KKN-TK Kelompok 08 Unigoro Bangun Rumah Budidaya Jamur dari Bongkol Jagung, Dorong Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumberbendo

Berita Terbaru