Jonan Bertemu Prabowo Selama Dua Jam, Bahas Potensi Keterlibatan Dalam Kabinet

Kamis, 6 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Rilispublik – Presiden Prabowo Subianto menerima mantan Menteri Perhubungan dan Direktur Utama PT KAI (Persero) Ignasius Jonan untuk hadir di Istana Negara, Senin (3/11/2025). Pertemuan itu berlangsung hingga 2 jam lebih.

Setelah pertemuan selama dua jam, Jonan mengungkapkan isi dialognya dengan Presiden Prabowo yang ternyata diinisiasi oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

“Kami diterima bapak presiden yang diprakarsai oleh bapak Seskab (Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya) selama kurang lebih 2 jam,” kata Jonan, usai pertemuannya di Istana Negara.

Jonan mengatakan dalam kesempatan itu hanya melakukan diskusi dan memberikan masukan kepada presiden terkait program yang dijalankan saat ini. Program yang dimaksud seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, hingga sekolah rakyat, yang dinilai Jonan memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

“Memang kalau diminta sempurna dari awal mungkin, tidak mungkin. Tapi kan ini perbaikannya pelan-pelan gitu ya. Mestinya jalan sih selama ini. jadi diskusinya itu aja sih, nggak ada yang lain,” kata Jonan.

Selain program sosial, Jonan juga menyampaikan pandangannya mengenai kiprah Presiden Prabowo di kancah internasional dan peran aktif BUMN dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Ia memuji langkah Presiden yang dinilainya berhasil menyeimbangkan diplomasi luar negeri dengan pembangunan ekonomi dalam negeri.

“Kami juga sharing tentang peran serta beliau yang sangat bagus dan aktif di diplomasi luar negeri, juga di pengembangan BUMN dan partisipasi BUMN untuk bangsa dan negara yang lebih banyak,” tutur Jonan.

Dalam kesempatan itu Jonan juga menampik bahwa pertemuan itu membahas polemik Kereta Cepat Jakarta – Bandung.

Namun Jonan mengaku siap jika diminta untuk masuk kabinet.

“Kalau sebagai warga negara, kalau diminya untuk bekerja untuk negara ya mesti siap, kalau mampu. Lalau saya mampu sih ya. Itu aja sih. Terhagantun yang ngasih tuhas,” kata Jonan.

 

Berita Terkait

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan
PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I
Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat
UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi
Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air
Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 21:46

Plat Merah Jadi Hitam, Mobil Dinas Lampura Diduga Disalahgunakan

Selasa, 22 September 2026 - 20:10

PTBA Hadirkan Akses Air Berbasis Energi Surya bagi Warga Talang Jawa Sidomulyo I

Jumat, 18 September 2026 - 16:53

Polsek Rambang Gelar Program BELIDA ASRI, Bersihkan Masjid dan Lingkungan Desa Sugihwaras Barat

Selasa, 8 September 2026 - 09:46

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:06

Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Berita Terbaru