Detik-detik Guru SMK Dikeroyok Siswa hingga Babak Belur

Kamis, 15 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjabtim, Rilis Publik – Ketua OSIS SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) meminta seorang guru bernama Agus Saputra dipindahkan dari sekolah tempatnya mengajar.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul beredarnya video pengeroyokan terhadap guru yang viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @cicitvjambi pada Rabu (14/1/2026) malam, Ketua OSIS menyampaikan permohonan maaf kepada instansi terkait.

Ia menyatakan permintaan maaf tersebut disampaikan atas kejadian pengeroyokan yang melibatkan siswa dan guru.

Menurut perwakilan siswa, insiden itu dipicu dugaan tindakan penindasan yang kerap dilakukan guru bersangkutan terhadap siswa.

Ia mengklaim perlakuan tersebut membuat sejumlah siswa merasa tertekan selama proses belajar mengajar.

Maka dari itu para siswa meminta agar guru yang bersangkutan dipindahkan ke sekolah lain.

Siswa mengaku sudah tidak merasa nyaman apabila guru tersebut tetap mengajar di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, Kota Jambi.

Sementara itu, pihak sekolah memastikan situasi di lingkungan sekolah telah kembali kondusif.

Kepala SMKN 3 Tanjung Jabung Timur, Ranto, mengatakan konflik antara guru dan siswa telah ditangani melalui proses mediasi.

Mediasi tersebut melibatkan kepala sekolah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, camat, lurah, ketua komite, serta perwakilan guru dan siswa.

Ia menegaskan hasil mediasi berjalan dengan baik dan aktivitas belajar mengajar kembali normal.

Pihak sekolah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi dan mempercayakan penanganan kepada pihak berwenang.

 

Berita Terkait

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Kamis, 24 September 2026 - 19:14

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim

Berita Terbaru