Akses Jalan Rusak Parah, Pelajar Butuh Perjuangan Menuju Sekolah

Sabtu, 10 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Desa Layan Dan Desa Bangkit Jaya, Kecamatan Jirak Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin kembali menjadi sorotan tajam setelah beredarnya foto puluhan pelajar yang harus bersusah payah melewati jalanan berlumpur.

Terlihat belasan siswa yang mengenakan seragam sekolah terpaksa mengendarai sepeda motor melintasi jalur tanah yang becek dan licin akibat guyuran hujan. Tidak adanya aspal membuat permukaan jalan berubah menjadi kubangan lumpur yang membahayakan keselamatan para pengendara, terutama bagi anak-anak sekolah yang melintas setiap hari.

Akibatnya, banyak anak-anak  sering terlambat datang ke sekolah, dan aktivitas masyarakat nyaris lumpuh serta ratusan warga di dua desa tersebut terisolir.

Para pelajar ini tampak harus ekstra hati-hati saat menjaga keseimbangan agar motor mereka tidak tergelincir atau terjebak dalam lumpur yang dalam. Beberapa siswa terlihat menurunkan kaki untuk menahan beban motor, sementara yang lain harus mengantre panjang karena jalur yang dapat dilalui sangat terbatas. Kondisi ini tidak hanya mengancam keselamatan fisik mereka, tetapi juga sering kali membuat para siswa tiba di sekolah dalam keadaan pakaian yang kotor atau bahkan terlambat mengikuti jam pelajaran.

Warga setempat berharap pemerintah Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin segera memberikan perhatian serius terhadap perbaikan jalan utama ini. Akses jalan yang memadai dianggap sebagai kebutuhan mendesak untuk menunjang pendidikan dan ekonomi masyarakat desa. Selama jalan ini belum diperbaiki, perjalanan menuju sekolah akan terus menjadi perjuangan fisik yang berat bagi generasi muda di daerah tersebut, yang seharusnya bisa fokus belajar tanpa harus mencemaskan keselamatan di perjalanan. (Rapel)

Berita Terkait

PTBA Aktif Bantu Penanganan Karhutla, Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi
PTBA Jaga Kinerja dan Perkuat Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
Ikhtiar Bersama di Tengah Ancaman Karhutla, Pemerintah Sungai Keruh Gelar Salat Istisqa dan Serukan Kewaspadaan
Oknum Kepala Desa Diduga Peras Karyawan Perusahaan Disertai Ancaman, Ditangkap Polisi di Sumatera Utara
Bupati Toha Sambangi Tanjung Agung Timur, Warga Sampaikan Aspirasi
IMF Soroti Isu Penggunaan HP di Lapas Bengkulu, Minta Pengawasan Diperketat
PTBA Salurkan Bantuan Instalasi Air Bersih Siap Minum untuk Korban Bencana di Manggarai Timur, NTT
Kapolsek Rambang Pimpin Langsung Pengecekan & Pemadaman Titik Karhutla di Desa Sugihan  

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:49

PTBA Aktif Bantu Penanganan Karhutla, Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi

Senin, 7 September 2026 - 20:00

Ikhtiar Bersama di Tengah Ancaman Karhutla, Pemerintah Sungai Keruh Gelar Salat Istisqa dan Serukan Kewaspadaan

Senin, 7 September 2026 - 07:18

Oknum Kepala Desa Diduga Peras Karyawan Perusahaan Disertai Ancaman, Ditangkap Polisi di Sumatera Utara

Minggu, 6 September 2026 - 09:28

Bupati Toha Sambangi Tanjung Agung Timur, Warga Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 5 September 2026 - 14:43

IMF Soroti Isu Penggunaan HP di Lapas Bengkulu, Minta Pengawasan Diperketat

Berita Terbaru

Ragam | Daerah

Diduga Dipukul Berulang, PSN Desak Lapas Kedung Pane Buka Suara

Selasa, 8 Sep 2026 - 13:19