Diduga Jadi Kedok Anggaran, Dapur MBG Rancabango Mati Suri?

- Editor

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rilis Publik – Patokbeusi | Tanda tanya besar menyelimuti pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Patokbeusi. Dapur MBG Rancabango yang berlokasi di Jalan Mayasari, yang semestinya berfungsi sebagai pusat produksi mandiri bagi sekolah-sekolah penerima manfaat, diduga kuat tidak menjalankan aktivitas produksi sebagaimana mestinya.

Pernyataan Kepala SPPG Patokbeusi, Akbar, yang menyebut Dapur Rancabango beroperasi setiap hari, justru berbanding terbalik dengan temuan di lapangan. Hasil penelusuran media menunjukkan dapur tersebut tampak lengang dan minim aktivitas, sementara distribusi makanan ke sekolah-sekolah di Patokbeusi disinyalir berasal dari dapur lain di Karanganyar Barat, Kecamatan Ciasem.

Indikasi ini diperkuat oleh keterangan sejumlah pihak sekolah penerima manfaat yang mencurigai adanya pengiriman makanan dari luar wilayah Patokbeusi. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa Dapur Rancabango hanya tercatat aktif secara administratif, namun tidak berfungsi secara faktual.

Jika dugaan tersebut benar, maka muncul sederet persoalan serius yang patut diaudit secara menyeluruh, di antaranya:

Dugaan manipulasi laporan operasional, mengingat aktivitas produksi di lapangan nyaris tidak terlihat.

Risiko penurunan kualitas dan higienitas makanan akibat pengiriman lintas kecamatan dari Ciasem ke Patokbeusi.

Pertanyaan besar atas penggunaan anggaran negara, apabila dana operasional Dapur Rancabango tetap dicairkan sementara beban produksi dialihkan ke dapur lain.

Kecurigaan semakin menguat ketika tim media tidak menemukan aktivitas signifikan kendaraan logistik keluar-masuk Dapur Rancabango. Sebaliknya, aktivitas justru diduga terpusat di dapur Yayasan Cakrawala Mandala Wasri di Karanganyar Barat, Ciasem.

Ironisnya, saat tim media mencoba melakukan konfirmasi langsung, akses peliputan ke dapur tersebut ditutup rapat. Media hanya diperkenankan berada di luar pagar dan tidak diizinkan masuk dengan alasan harus memperoleh izin dari pihak Yayasan Cakrawala Mandala Wasri. Penolakan ini semakin menambah tanda tanya terkait keterbukaan pengelolaan program MBG.

“Ini bukan lagi sekadar soal teknis dapur, tapi menyangkut transparansi dan akuntabilitas anggaran negara. Jika satu dapur menerima alokasi anggaran, namun dapur lain yang bekerja, publik berhak tahu: ada apa sebenarnya?” ujar salah satu pemerhati kebijakan publik di Subang.

Masyarakat kini mendesak instansi terkait, termasuk aparat pengawas internal pemerintah dan penegak hukum, untuk segera melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap Yayasan Cakrawala Mandala Wasri dan seluruh rantai operasional MBG di Patokbeusi, guna memastikan program strategis nasional ini tidak disalahgunakan dan benar-benar sampai kepada penerima manfaat sesuai tujuan awal. ( H2R)

Berita Terkait

Ketua Golkar Instruksikan Bedah Detail LKPJ APBD 2025, Ahmad Supriyanto: Evaluasi Program yang Tak Berdampak!
wisata Air Terjun Bedegung Jadi Magnet Libur Lebaran, Pengunjung Mulai Ramai di H+2
Manisnya Mudik ke Bumi Angling Dharma,Kedai LaLa Mie Sokowati Jadi Jujukan Lepas Kangen Pemudik
​Satu Suara dengan Komisi C, Fraksi Golkar Tegaskan Kalender Event Bojonegoro 2026 Harus Berbasis ‘Outcome’ Kerakyatan
Portal Dibongkar Tanpa Kejelasan, Warga Geram: Jangan Biarkan Oknum Semena-mena
Mengetuk Pintu Langit dengan Kepedulian,Yayasan Asmedia Center Indonesia Tebar 5.000 Bingkisan Kasih untuk Yatim dan Dhuafa
STOP PERS | Hendra Adi Wijaya – Lampung Utara
​Nakhoda Baru Golkar di Dapil 4,Ahmad Supriyanto Tekankan Pentingnya Struktur Akar Rumput yang Solid

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 10:44 WIB

Ketua Golkar Instruksikan Bedah Detail LKPJ APBD 2025, Ahmad Supriyanto: Evaluasi Program yang Tak Berdampak!

Senin, 23 Maret 2026 - 19:46 WIB

Manisnya Mudik ke Bumi Angling Dharma,Kedai LaLa Mie Sokowati Jadi Jujukan Lepas Kangen Pemudik

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:10 WIB

​Satu Suara dengan Komisi C, Fraksi Golkar Tegaskan Kalender Event Bojonegoro 2026 Harus Berbasis ‘Outcome’ Kerakyatan

Kamis, 19 Maret 2026 - 17:54 WIB

Portal Dibongkar Tanpa Kejelasan, Warga Geram: Jangan Biarkan Oknum Semena-mena

Senin, 16 Maret 2026 - 19:16 WIB

Mengetuk Pintu Langit dengan Kepedulian,Yayasan Asmedia Center Indonesia Tebar 5.000 Bingkisan Kasih untuk Yatim dan Dhuafa

Berita Terbaru