DPRD Provinsi Lampung Minta Kementerian PU Benahi Sungai dan Jalan Tani di Lamsel

- Editor

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Rilis Publik– Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Lesty Putri Utami, membawa keluhan petani Lampung Selatan (Lamsel) ke hadapan Komisi V DPR RI dan Kementerian Pekerjaan Umum dalam pertemuan di Rumah Makan Lamban Sabah, Bandar Lampung pada Kamis, (29/12026).

Di forum itu, Lesty menggambarkan kondisi 17 kecamatan di Lampung Selatan yang menurutnya menghadapi persoalan serius pada infrastruktur pertanian dan pengairan.

Dampaknya langsung dirasakan petani, gagal panen berulang dalam satu musim tanam.

“Teman-teman petani di 17 kecamatan kondisinya sangat miris. Infrastruktur sangat tidak memadai,” kata legislator dari daerah pemilihan Lampung Selatan itu.

Ia menyebut, dalam satu musim, petani bisa mengalami kegagalan hingga tiga sampai empat kali tanam. Setiap memasuki masa panen, banjir dan limpasan air kembali merendam sawah.

Menurut Lesty, persoalan ini berkaitan dengan kondisi daerah aliran sungai di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), terutama di wilayah Way Sekampung.

Saat musim hujan, ribuan hektare sawah terdampak luapan air.

“Setiap hujan datang, selalu terjadi masalah. Sawah-sawah masyarakat tidak bisa panen,” ujarnya.

Padahal, Lampung Selatan telah ditetapkan sebagai salah satu lumbung padi nasional yang memasok kebutuhan pangan Lampung, Sumatera, hingga Jawa.

Karena itu, ia menilai persoalan infrastruktur pengairan harus menjadi prioritas.

Selain pengairan, Lesty menyoroti minimnya jalan usaha tani.

Akses sepanjang 500 meter hingga satu kilometer di kawasan pertanian, kata dia, sangat menentukan kelancaran distribusi hasil panen.

“Bukan hanya jalan di permukiman atau perkantoran. Jalan usaha tani justru sangat penting karena langsung berkaitan dengan hasil produksi,” katanya.

Banjir, menurut dia, terjadi hampir setiap tahun pada periode November hingga April.

Meski BBWS bersama pemerintah daerah telah menurunkan alat berat, penanganan dinilai belum menyentuh akar persoalan karena luasnya wilayah kerja.

“Setiap tahun pasti banjir. Bantuan ada, tapi belum memadai karena penanganannya bergantian antarwilayah,” ujarnya.

Melalui pertemuan tersebut, Lesty berharap Komisi V DPR RI dan Kementerian PU memberi perhatian serius pada perbaikan pengairan dan pembangunan jalan usaha tani di Lampung Selatan, demi menjaga ketahanan pangan dan keberlangsungan hidup petani.

Berita Terkait

Bank Lampung Paparkan Kinerja Keuangan, Laba Tumbuh 22,85 Persen
Pemprov Lampung dan Pemkab Malang Perkuat Sinergi Pengembangan Kawasan Industri dan Investasi Daerah
Mantab! Pemprov Lampung Borong 3 Penghargaan Adinata Syariah 2026
Polda Lampung Pasang Imbauan di Gunung Anak Krakatau, Nelayan Diminta Waspada
Pemkab Lampung Timur Sambut Kunker Gubernur Lampung
Inflasi Lampung Masih Terkendali, Pemprov Perkuat Pengawasan Komoditas Strategis
Sikapi Pembunuhan Tapir Langka Viral di Mesuji, Pemprov Lampung Perkuat Penegakan Hukum dan Edukasi
Pemprov Lampung Dorong Pengembangan Jalur Kereta hingga Bakauheni

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:12 WIB

Bank Lampung Paparkan Kinerja Keuangan, Laba Tumbuh 22,85 Persen

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

Pemprov Lampung dan Pemkab Malang Perkuat Sinergi Pengembangan Kawasan Industri dan Investasi Daerah

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:04 WIB

Mantab! Pemprov Lampung Borong 3 Penghargaan Adinata Syariah 2026

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:59 WIB

Polda Lampung Pasang Imbauan di Gunung Anak Krakatau, Nelayan Diminta Waspada

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:05 WIB

Pemkab Lampung Timur Sambut Kunker Gubernur Lampung

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Lintas Elemen Dukung Kejari Usut Tuntas Korupsi Chromebook & BOS

Senin, 13 Jul 2026 - 19:31 WIB

Daerah | Lampung

IKBCI Lampung Utara Resmi Terbentuk, Perlian Steven Terpilih Jadi Ketua

Senin, 13 Jul 2026 - 14:37 WIB