Harga Singkong Terjun Bebas, Pj Gubernur Lampung Panggil 29 Perusahaan Tapioka

Senin, 23 Desember 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung – Setelah menuai berbagai kritik tajam dan memicu aksi demo dari para petani terkait anjloknya harga singkong, Pj Gubernur Lampung, akhirnya mengambil langkah berani untuk mencari solusi atas permasalahan ini. Pemerintah Provinsi Lampung akhirnya gerak cepat kumpulkan seluruh pengusaha yang bergerak di bidang pengelolaan tapioka atas tuntutan para petani singkong di hampir seluruh penjuru Provinsi Lampung.
Sebelumnya, Samsudin sempat memilih kebijakan yang lebih aman dengan menetapkan harga singkong Rp 900 per kilogram berdasarkan kesepakatan tahun 2021.
Namun, seiring berlanjutnya masalah harga yang tidak stabil, Pj Gubernur memutuskan untuk mengundang pimpinan perusahaan tapioka guna mencari solusi terbaik.
Pj Gubernur Samsudin melalui surat penting bernomor 500.6.11. 1/6827/V.21/2024, yang ditandatangani oleh Pj Sekdaprov Lampung, Fredy SM, mengundang 29 perusahaan tapioka di Lampung untuk hadir dalam pertemuan yang digelar hari ini, Senin, 23 Desember 2024, pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung.
Dalam pertemuan ini, Samsudin akan memimpin langsung diskusi untuk mencari solusi bersama mengenai harga singkong yang sedang mengalami penurunan drastis.
Daftar 29 perusahaan tapioka yang diundang dalam pertemuan tersebut meliputi nama-nama besar seperti PT Budi Starch and Sweetener Tbk Grup, PT Sinar Pemalang Mulia, PT Umas Jaya Agrotama, hingga PT Candra Wijaya.
Selain itu, pemerintah kabupaten/kota dan wakil petani juga diundang untuk turut serta dalam pertemuan ini.
Beberapa Kepala Dinas yang mewakili daerah-daerah penghasil singkong, seperti Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, dan lainnya, akan hadir dalam pertemuan untuk memberikan pandangan serta menyuarakan kepentingan petani.
Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi titik terang dalam menyelesaikan permasalahan harga singkong yang meresahkan petani di berbagai daerah di Lampung. (dbs)

Berita Terkait

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim
Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar
Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027
Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!
Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil
Lapas Probolinggo Jawa Timur ‘Angker’, Penghuni Selalu Mendapat ‘Bisikan Gaib’ Sebelum Razia  
Aktivis Soroti Danau Kongar Terancam Surut, PT SMS Diminta Utamakan Kelestarian Sumber Air
Dugaan Mengerikan: Lapas Probolinggo Diduga Jadi Markas Pengendali Narkoba Sabu!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:14

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim

Selasa, 15 September 2026 - 23:17

Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar

Senin, 14 September 2026 - 22:03

Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027

Senin, 14 September 2026 - 14:50

Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!

Minggu, 13 September 2026 - 16:13

Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil

Berita Terbaru