Heboh! Menu MBG SDN 3 Sindangsari Berisi Peluru, Diduga Daging Hewan Liar dan Tidak Halal!

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Utara, Rilis Publik – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, kembali disorot. Senin (24/08).

 

Menu lauk berupa daging yang dibagikan kepada siswa diduga berisi peluru senapan angin. Temuan ini memunculkan kekhawatiran dan dugaan bahwa daging tersebut berasal dari hewan liar bahkan tidak layak dan tidak halal untuk dikonsumsi, temuan itu terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 kemarin.

 

Informasi tersebut sontak menimbulkan tanda tanya besar. Publik mempertanyakan kemana fungsi pengawasan pihak-pihak yang berkompeten di Kabupaten Lampung Utara dalam mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Sindangsari ini bukan kali pertama bermasalah. Sebelumnya dapur tersebut juga pernah ditegur hingga sempat viral karena menu yang dibagikan diduga tidak layak konsumsi.

 

Dalam kasus terbaru ini, dugaan kelalaian dapur dinilai berat. Pasalnya menu yang berisi benda asing berbahaya seperti peluru berpotensi mencelakai siswa SD yang menjadi penerima manfaat. Kejadian ini juga berpotensi merusak citra program MBG yang menjadi program strategis pemerintah pusat.

 

Saat ini, daging yang diduga berisi peluru senapan angin tersebut telah diserahkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara untuk dilakukan pemeriksaan dan uji laboratorium.

 

Masyarakat mendesak pemerintah agar ada tindakan tegas terhadap pengelola dapur SPPG Sindangsari. Evaluasi menyeluruh terhadap rantai pasok, sumber bahan baku, dan standar higienis dapur MBG di Lampung Utara,  hal ini dinilai perlu dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPPG Sindangsari maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Utara terkait hasil pemeriksaan daging tersebut.

 

(Tim Redaksi)

Berita Terkait

Jelang Pilkakon Serentak, Kapolsek Pardasuka Minta Warga Tak Terpecah Beda Pilihan
Basarudin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Bedah Rumah Bantuan Masyarakat untuk Keluarga Paijan
Tak Sekadar Tempat Pembinaan, Lapas Kelas IIA Kotabumi Jadi Ruang Belajar bagi Generasi Muda
Diduga Pembuangan Limbah Lapak Karet di Cilutung Resahkan Warga Akibat Bau Menyengat
Dugaan Pungli Oknum Polisi di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara: Masih Ditelusuri
Atasi Kelangkaan BBM Subsidi, Polres Lampung Utara Dampingi DPRD Sidak 5 SPBU
PCNU Lamteng Sosialisasikan AD/ART Hasil Muktamar ke-35 di Sendang Agung, Tekankan Pentingnya Kader Melek Organisasi
Diduga Mutasi Sepihak, Pekerja PT KAP Grup Sungai Budi Resmi Gugat ke Disnaker Lampung Utara

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:22

Jelang Pilkakon Serentak, Kapolsek Pardasuka Minta Warga Tak Terpecah Beda Pilihan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:50

Basarudin Letakkan Batu Pertama Pembangunan Bedah Rumah Bantuan Masyarakat untuk Keluarga Paijan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:18

Tak Sekadar Tempat Pembinaan, Lapas Kelas IIA Kotabumi Jadi Ruang Belajar bagi Generasi Muda

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:10

Diduga Pembuangan Limbah Lapak Karet di Cilutung Resahkan Warga Akibat Bau Menyengat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 08:31

Dugaan Pungli Oknum Polisi di Payan Mas, Kapolres Lampung Utara: Masih Ditelusuri

Berita Terbaru