Hutan Bojonegoro Terancam, Ketua BKN Serukan Aksi

Minggu, 7 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro , RilisPublik – Lulus Setiawan, petani hutan binaan Rejo Semut Ireng sekaligus Ketua Budaya Kusuma Nusantara (BKN) Kabupaten Bojonegoro, menyerukan pentingnya gerakan terintegrasi dalam upaya pelestarian hutan. Menurutnya, penyelamatan hutan tidak bisa dilakukan secara parsial, tetapi harus menjadi aksi kolektif yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan industri.

Ia menegaskan bahwa menjaga kelestarian hutan harus dimulai sejak akar permasalahan, yakni pencegahan deforestasi, rehabilitasi ekosistem, pengelolaan hutan secara lestari, hingga peningkatan kesadaran publik.

“Implementasi tebang pilih dan tebang tanam, pemberantasan illegal logging, reboisasi, serta mendukung produk ramah lingkungan adalah langkah nyata yang harus terus kita dorong,” tegas Lulus.

Lulus menyoroti pentingnya pengelolaan hutan dengan metode tebang pilih. Hanya pohon yang telah matang atau mati yang boleh ditebang, sementara penanaman bibit baru harus segera dilakukan untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Ia menilai, tanpa disiplin dan pengawasan ketat, keberlanjutan hutan akan terus terancam.

Dalam kesempatan itu, Lulus juga mendesak pemerintah untuk memperkuat penegakan hukum terhadap pelaku penebangan liar.
“Jika tanpa sanksi tegas, para perusak hutan akan terus merajalela,” ujarnya.

Di sisi industri, ia mendorong perusahaan untuk mengadopsi sertifikasi seperti FSC dan PEFC sebagai bukti bahwa bahan baku kayu berasal dari hutan yang dikelola secara lestari. Ia menilai, langkah industri sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan hutan di tingkat lokal maupun nasional.

Selain itu, ia mendorong petani untuk menerapkan praktik pertanian regeneratif seperti agroforestri dan pengomposan, yang berpotensi mengurangi pembukaan lahan baru.

Lulus juga menegaskan bahwa masyarakat memiliki kontribusi besar dalam menjaga kelestarian hutan. Ia mengajak warga untuk mengurangi penggunaan kertas, memilih produk ramah lingkungan, serta aktif mengikuti kegiatan reboisasi.

“Pengelolaan sampah yang baik, terutama di area alam, sangat penting. Hutan bukan tempat sampah,” tegasnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus belajar dan mengedukasi orang lain tentang pentingnya menjaga alam melalui komunitas dan gerakan pecinta lingkungan.

Lulus mengingatkan bahwa merawat hutan bukan hanya soal menanam bibit, tetapi memastikan pohon tumbuh hingga besar dan ekosistem pendukungnya tetap terjaga.

“Hutan adalah rumah bagi banyak makhluk hidup. Pelestarian harus mencakup seluruh ekosistem, bukan sekadar menanam pohon,” tutupnya.

Sebagai Ketua Budaya Kusuma Nusantara (BKN) Bojonegoro, Lulus juga menekankan bahwa alam dan manusia memiliki hubungan harmonis sejak dahulu. Pohon, menurutnya, adalah “saudara tua” yang diciptakan lebih dulu dan wajib dihormati serta dilindungi.

Seruan Lulus Setiawan ini menjadi pengingat bahwa merawat hutan adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi semua pihak, hutan Bojonegoro dan wilayah lainnya dapat tetap lestari untuk generasi mendatang.

Hal senada juga disampaikan Sekjen Budaya Kusuma Nusantara (BKD) Bojonegoro A. Ghozali, bahwa dengan merawat alam kita dengan sendirinya akan mendapat manfaatnya,karena manusia sendiri bagian dari alam.

Manusia adalah bagian dari alam, jangan merusak untuk keuntungan sementara, kerugian kita tak akan terelakkan jika alam terus kita Eksploitasi.”pungkasnya

[Red]

Berita Terkait

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan
Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM
IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi
Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air
Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V
Polsek Kotabumi Kota Ungkap Kasus Pencurian Speaker SDN 02 Gapura, Dua Pelaku Diamankan
Jejak Fakta Berbicara Arena Sabung Ayam di Desa Tumu Kini Sepi, Kabiro Rilis publik Tegaskan Jurnalisme Harus Berbasis Verifikasi
Oknum ASN Pringsewu Edy Ferdiansyah Dilaporkan ke Polda Lampung Dugaan Kekerasan Seksual

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:46

UPPKB Sajoening Gencar Tindak Kendaraan ODOL, Jaga Infrastruktur Dan Tekan Angka Kecelakaan

Minggu, 6 September 2026 - 11:06

Anak Perusahaan PTBA, PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Raih Juara 3 Apresiasi EBTKE 2026 dari Kementerian ESDM

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 17:03

IMF Soroti Tower Mitratel di Tanjung Baru, Warga Minta Legalitas dan Keselamatan Diverifikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26

Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 Republik Indonesia, Kapolsek Rambang Tekankan Pentingnya Cinta Tanah Air

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:35

Tumbuhkan Semangat Belajar Anak, KKN-TK Kelompok 13 Unigoro Gelar Bimbingan Belajar di SDN Bobol V

Berita Terbaru