Iran Buka Suara Soal Desakan RI Keluar dari BoP, Sikap Dubes Bikin Publik Terkejut

Rabu, 4 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Rilis Publik – Desakan agar Indonesia keluar dari Board of Peace (BoP) menuai respons dari pemerintah Iran. Melalui pernyataan resminya, Teheran menegaskan sikap menghormati setiap kebijakan luar negeri yang diambil oleh Jakarta. Board of Peace (BoP) sendiri merupakan badan bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang bertugas mendukung administrasi, rekonstruksi, hingga pemulihan ekonomi Jalur Gaza, Palestina, sesuai 20 poin rencana perdamaian Trump.

 

Seruan agar RI keluar dari BoP mencuat setelah AS meluncurkan serangan gabungan bersama Israel ke Iran pada Sabtu (28/2) hingga menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan pandangannya terkait polemik tersebut. Ia menegaskan bahwa Iran tidak mencampuri urusan kebijakan negara lain, termasuk keputusan Indonesia bergabung dengan BoP.

“Kami percaya bahwa kebijakan dari setiap negara diambil berdasarkan kepentingan dari negara tersebut. Dan kami tidak bisa mengomentari kebijakan dari sebuah negara,” ucap Boroujerdi dalam jumpa pers di kediamannya di Jakarta, Senin (2/3). Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Minggu (1/3) mendesak pemerintah keluar dari Board of Peace. Seruan itu disampaikan menanggapi serangan AS dan Israel terhadap Iran.

 

MUI menjabarkan AS, yang saat ini memainkan peran sentral dalam perdamaian di Gaza, telah melakukan pelanggaran terhadap nilai-nilai kemanusiaan dengan mendukung Israel menyerang Iran.

MUI lantas mempertanyakan peran BoP yang digadang-gadang sebagai badan perdamaian.”Apakah strategi tersebut sungguh diarahkan untuk perdamaian yang adil atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur kemerdekaan Palestina? Untuk itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia agar mencabut keanggotaan dari BoP karena dipandang tidak efektif mewujudkan kemerdekaan sejati di Palestina,” demikian pernyataan MUI

Berita Terkait

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim
Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar
Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027
Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!
Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil
Lapas Probolinggo Jawa Timur ‘Angker’, Penghuni Selalu Mendapat ‘Bisikan Gaib’ Sebelum Razia  
Aktivis Soroti Danau Kongar Terancam Surut, PT SMS Diminta Utamakan Kelestarian Sumber Air
Dugaan Mengerikan: Lapas Probolinggo Diduga Jadi Markas Pengendali Narkoba Sabu!

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 19:14

Tangkap, Bayar, Lepas: Dugaan Jual Beli Kebebasan Kasus Narkoba Oleh Subdit 3 Unit 2 Ditresnarkoba Polda Jatim

Selasa, 15 September 2026 - 23:17

Menkeu Baru Dilantik, WKU Kadin Lampung Dorong Efisiensi Anggaran dan Jaga Stabilitas Pasar

Senin, 14 September 2026 - 22:03

Reshufle Mendadak: Prabowo Ganti Menkeu Purbaya dengan Suahasil Nazara di Tengah Pembahasan APBN 2027

Senin, 14 September 2026 - 14:50

Di Balik Tembok Lapas Banyuwangi: Jaringan Narkoba Berkuasa, “Bayar Damai” Jadi Kunci!

Minggu, 13 September 2026 - 16:13

Razia Sia-sia, Jaringan Narkoba di Dalam Lapas Probolinggo Terorganisir, FAJU NUSANTARA Turun Tangan Laporkan ke APH dan Kanwil

Berita Terbaru