TULANG BAWANG, Rilis Publik – Pegawai program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kampung SP5 Dota Yoso Mulyo, Kecamatan Rawa Pitu, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung, mengeluhkan kondisi jalan menuju lokasi kerja yang rusak parah. Infrastruktur yang memprihatinkan tersebut kini menjadi kendala utama dalam kelancaran distribusi bahan pangan dan penyaluran makanan kepada para penerima manfaat.
Para pegawai mengungkapkan bahwa medan jalan yang berlumpur dan licin kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Tidak jarang mobil pengangkut bahan pangan terperosok, tergelincir, hingga masuk ke dalam saluran air (siring) saat melintas.
Tak hanya mengganggu pengiriman makanan, kerusakan jalan ini juga menyulitkan proses pengadaan bahan baku. Untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG, para pegawai harus keluar dari wilayah kecamatan. Ironisnya, pihak pemasok maupun pemilik toko menolak mengantarkan barang langsung ke lokasi karena khawatir akan risiko kerusakan kendaraan. Akibatnya, para pegawai terpaksa mengambil sendiri seluruh kebutuhan pangan tersebut.
“Kami sangat berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan ini. Akses yang layak sangat vital agar pengiriman bahan pangan dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis tidak terus tertunda,” ujar salah seorang pegawai di lokasi.
Para pegawai menegaskan, perbaikan jalan tidak hanya penting bagi keberlangsungan program MBG, tetapi juga sangat dibutuhkan masyarakat setempat untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mobilitas sehari-hari.
Melalui rilis ini, para pegawai MBG bersama pihak SPPG mendesak pemerintah kabupaten maupun provinsi untuk segera memperbaiki infrastruktur jalan Rawa Pitu. Langkah ini dinilai sangat krusial agar penyaluran makanan bergizi dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu demi mendukung program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
(Kaperwil / Dailami)











