Lampung Tengah, (Rilis Publik) – Berbagai anggota dewan, baik di tingkat pusat (DPR RI) maupun daerah (DPRD), dewasa ini aktif menyelenggarakan kegiatan santunan anak yatim yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama tokoh masyarakat (tokmas) dan konstituen, terutama selama bulan Ramadlan tahun ini.
Seperti kegiatan yang digelar oleh Munir Abdul Haris, S.Soa.I yang menggabungkan santunan anak yatim, silaturahmi bersama tokmas, dan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) 1 tahun kerja dirinya menjadi anggota DPRD komisi 3 dari fraksi PKB Provinsi Lampung periode 2024 – 2029 merupakan bentuk akuntabilitas sosial yang umum dilakukan oleh anggota dewan di Indonesia. Acara berlangsung di Kampung Sendangmulyo, Kecamatan Sendangagung Lampung Tengah pada Minggu, (15/3/2026).
Turut hadir di acara tersebut diantaranya anggota DPRD Lamteng dari Fraksi PKB Ujang Mahmud, Kakam Sendangmulyo Suparyo, para tokgam dan tokmas, para guru ngaji dan ratusan undangan umum lainnya.
Munir menjelaskan, acara santunan dan silaturahmi digelar bertujuan untuk mempererat hubungan dengan konstituen, berbagi kebahagiaan, dan menyampaikan capaian kinerja selama satu tahun menjabat.
Terkait santunan anak yatim, Munir Abdul Haris memaparkan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial dan sedekah yang dianjurkan, sering kali berupa uang, makanan, pakaian, atau sembako kepada anak-anak yang membutuhkan. Sedangkan pertemuan dan silaturahmi dengan para tokmas menjadi ajang dialog, menyerap aspirasi, dan memperkuat sinergi antara anggota dewan dan tokoh masyarakat/sesepuh setempat.
Selain itu, dihadapan ratusan warga masyarakat setempat, Munir Abdul Haris menyampaikan LPJ 1 Tahun mengabdi sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi dari dapil 7 Lamteng, ia menyampaikan laporan pertanggungjawaban mencakup rincian kinerja, output kegiatan, serta transparansi penggunaan anggaran selama satu tahun masa khidmat, diantaranya yakni; berkat kekompakan 12 anggota DPRD Provinsi Lampung dapil 7 Lamteng lintas partai pada 2025 berhasil mengusulkan ruas jalan sekitar Rp 97 M, dan pada 2026 naik tiga kali lipat sekitar Rp 310 M.
Dana tersebut untuk diaplikasikan pada jalan provinsi yang ada di Kabupaten Lampung Tengah meliputi jalan yang menghubungkan Pringsewu ke Kalirejo, kemudian Kalirejo ke Padangratu, Padangratu ke Pekurun Udik. Seterusnya ruas jalan Bangunrejo ke Kalirejo, Mandala ke Bandar Mataram dan lain-lainnya.
Munir berharap, dengan kekompakan 12 anggota DPRD Provinsi Lampung dari dapil 7 Lamteng lintas partai dan komitmen gubernur dan wakil gubernur untuk membangun seluruh ruas jalan provinsi yang ada di Lampung Tengah ditargetkan sebelum 2029 sudah 90 % kondisi mantap.
(Amin Ma’ruf)









