Pemprov Lampung Perkuat Langkah Pengendalian Inflasi

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDAR LAMPUNG (Rilis Publik): Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang), Bani Ispriyanto, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah, yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program 3 juta rumah., Selasa (27/01/2026).

 

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian. Dalam arahannya, Mendagri menegaskan pentingnya menjaga stabilitas inflasi karena berdampak langsung terhadap kondisi ekonomi, sosial, hingga stabilitas politik dan keamanan.

 

“Inflasi ini berbanding lurus dengan situasi politik, keamanan, dan ekonomi secara keseluruhan. Inflasi merupakan indikator makroekonomi yang mencerminkan stabilitas harga barang dan jasa, yang pada akhirnya memengaruhi biaya hidup masyarakat,” tegas Mendagri.

Menurut Mendagri, Presiden RI telah memberikan atensi besar terhadap pengendalian inflasi nasional. Hal tersebut tercermin dari pelaksanaan rapat pengendalian inflasi, yang rutin digelar setiap minggu dengan melibatkan seluruh kementerian dan pemerintah daerah.

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi nasional secara year on year pada Desember 2025 tercatat 2,92 persen, meningkat dibandingkan periode sebelumnya. Angka tersebut, mendekati ambang batas psikologis 3 persen, meskipun masih berada di bawah threshold maksimal 3,5 persen.

 

“Kalau inflasi melewati 3,5 persen, maka konsumen terutama masyarakat kelas bawah akan mulai merasakan dampaknya. Meski 3 persen belum terlalu menyulitkan masyarakat, namun bagi kami, ini sudah menjadi peringatan bersama,” ujar M. Tito Karnavian.Kenaikan inflasi bulanan (month to month) terutama disumbang oleh komoditas makanan dan minuman, transportasi, serta perawatan pribadi, termasuk emas.Fenomena global turut memengaruhi kenaikan harga emas, seiring meningkatnya pembelian emas oleh negara-negara besar, seperti China yang tidak hanya membeli emas tetapi juga tambang emas.

 

Inflasi bulanan tercatat naik dari 0,17 persen pada November 2025 menjadi 0,64 persen pada Desember. Mendagri menekankan perlunya kewaspadaan terhadap tren kenaikan ini, dengan mengendalikan harga komoditas yang diatur pemerintah, serta memastikan kelancaran pasokan dan distribusi barang kebutuhan pokok.

Selain itu, Mendagri memaparkan daerah dengan inflasi tertinggi umumnya dipengaruhi oleh faktor bencana alam. Provinsi Aceh dan Sumatera Barat, menjadi daerah dengan kenaikan inflasi tertinggi akibat banyaknya wilayah terdampak bencana.

Sementara berdasarkan rilis BPS pada 5 Januari 2026, Lampung berhasil mencatatkan kinerja positif dengan menempati peringkat kedua daerah dengan inflasi terendah secara nasional, yakni 1,25 persen, setelah Sulawesi Utara sebesar 1,23 persen.

Menutup arahannya, Mendagri mengajak seluruh pemerintah daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan mengambil langkah konkret dalam pengendalian inflasi.

Usai mengikuti rapat koordinasi, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Provinsi Lampung hingga saat ini masih terkendali dengan baik.

“Sampai dengan saat ini inflasi Lampung masih terkendali dengan baik. Di tingkat nasional memang naik sedikit menjadi 2,92 persen, tapi masih dalam rentang yang normal, dan belum menyentuh angka 3 persen,” kata Bani Ispriyanto.

 

Bani menegaskan, pemerintah daerah diminta untuk terus menjaga inflasi, agar tidak melewati batas psikologis tersebut, mengingat dampaknya akan lebih dirasakan oleh masyarakat kelas menengah ke bawah.

Berita Terkait

RSUDAM Lampung Raih Piagam Apresiasi dari DJP Bengkulu-Lampung
RSUDAM Tegaskan Remunerasi Pegawai Tidak Dihentikan, Pembayaran Dilakukan Bertahap Sesuai Kondisi Arus Kas
Bandarlampung Peringkat 395 Kota Dunia di Global Cities Index 2026
Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining
RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah
Tekan Perceraian, Pemprov Lampung dan Pengadilan Tinggi Agama Jalin Kerja Sama
Ketum GANMN Apresiasi Operasi Antik Krakatau 2026, Dr. Hj. Anita Putri: Perang Narkoba Harus Dimulai dari Sekolah dan Keluarga
IMF Soroti Pengelolaan Parkir PKOR Way Halim, Tarif Dipertanyakan, Karcis Tak Cantumkan Nominal

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:07

RSUDAM Lampung Raih Piagam Apresiasi dari DJP Bengkulu-Lampung

Kamis, 1 Oktober 2026 - 21:42

RSUDAM Tegaskan Remunerasi Pegawai Tidak Dihentikan, Pembayaran Dilakukan Bertahap Sesuai Kondisi Arus Kas

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:00

Bandarlampung Peringkat 395 Kota Dunia di Global Cities Index 2026

Rabu, 30 September 2026 - 18:53

Hotel Horison Lampung Hadirkan “Table Manner Horison Lampung Package” — Perpaduan Edukasi Etika Jamuan dan Pengalaman Fine Dining

Selasa, 29 September 2026 - 18:00

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA, Perkuat Layanan Stroke dan Pembuluh Darah

Berita Terbaru