Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

LAMPUNG UTARA, Rilis Publik– Menjadi advokat tidak pernah ditempuh Firmansyah dengan jalan instan. Perjalanannya dimulai dari keterbatasan, ditempa sejak bangku kuliah melalui organisasi, pendidikan, dan kerja keras.

 

Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) ini tak hanya fokus pada akademik. Ia tumbuh sebagai aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

 

Kiprahnya dimulai dari tingkat komisariat. Pada 2019, ia dipercaya sebagai Ketua Umum Komisariat IMM FHIS UMKO. Karier organisasinya berlanjut sebagai Ketua Koordinator Komisariat (Korkom) IMM UMKO pada 2021.

 

Setahun berselang, Firmansyah kembali mendapat amanah sebagai Ketua Umum Pimpinan Cabang (PC) IMM Lampung Utara periode 2022. Pengalamannya di tingkat cabang mengantarkannya ke jenjang yang lebih luas sebagai Ketua DPD IMM Lampung Bidang Hikmah, Politik, dan Kebijakan Publik pada 2024, jabatan yang masih diembannya hingga kini.

 

Bagi Firmansyah, organisasi bukan sekadar aktivitas. IMM menjadi ruang dialektika, mengasah kepemimpinan, memahami persoalan masyarakat, dan melatih keberanian memperjuangkan kepentingan publik.

 

 

Setelah menyandang gelar Sarjana Hukum pada 2021, Firmansyah mulai menyelami dunia advokasi dengan magang di LBH Menang Jagad.

 

Jalan menuju profesi advokat tidak mudah. Berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, ia harus berjuang dalam kategori _non-privilege_. Namun keterbatasan itu justru membuatnya belajar berdiri di atas kaki sendiri.

 

Dengan keuletan dan ketekunan, ia menjalani setiap tahapan. Pada 2024, ia mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) PERADI, hingga akhirnya mencapai tahap Sumpah Profesi Advokat.

 

Kini, proses panjang itu berbuah hasil. Firmansyah resmi menyandang status Advokat Muda.

 

 

Bagi sebagian orang, advokat mungkin hanya gelar profesi. Bagi Firmansyah, itu adalah buah dari proses, perjuangan, dan keberanian untuk tetap melangkah meski memulai dari bawah.

 

Pencapaiannya menjadi pesan bagi mahasiswa dan sarjana hukum lain: jangan takut memulai dan jangan minder karena keterbatasan ekonomi.

 

“Proses menuju advokat memang butuh kesabaran dan keberanian. Tapi latar belakang ekonomi tidak seharusnya menjadi tembok untuk mengejar cita-cita,” ujarnya.

 

 

Bagi Firmansyah, status advokat bukan garis finis, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar. Ia berharap dapat menjadi bagian dari Aparat Penegak Hukum (APH) muda yang berintegritas dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Ia ingin profesinya tidak hanya membangun karier pribadi, tetapi juga menjadi sarana membantu masyarakat dalam memperjuangkan hak-hak hukumnya.

 

Dari mahasiswa hukum, aktivis IMM yang merintis dari komisariat hingga daerah, Firmansyah kini menapaki dunia profesional sebagai advokat muda. Perjalanannya membuktikan, keberhasilan tidak selalu lahir dari _privilege_, melainkan dari keberanian memulai, ketekunan bertahan, dan kesediaan menjalani proses dari bawah. (Andre-put)

Berita Terkait

Geger Mobil Dinas Berplat Hitam, Kabag Idris DPRD: Itu Mobil Kasubag Saya
Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027
Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026
Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 
Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia
Kapolres Lampung Utara Gandeng APDESI Perkuat Kamtibmas hingga Tingkat Desa
Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Munir Abdul Haris Serahkan Bantuan Mobil Untuk Santri PP Raudlatul Sholihin Purwosari
Pertunangan DV dan DT Berakhir, Kedua Pihak Sampaikan Keterang Berbeda

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:48

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 September 2026 - 10:00

Geger Mobil Dinas Berplat Hitam, Kabag Idris DPRD: Itu Mobil Kasubag Saya

Rabu, 23 September 2026 - 21:28

Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027

Rabu, 23 September 2026 - 15:08

Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:02

Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:48