Perkuat Komumikasi Bangun Mental Anak, Gubernur Mirza Apresiasi Guru TK

Jumat, 19 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bandar Lampung, Rilis Publik —- Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal membuka acara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Lampung, yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Kamis (18/6/2026).

 

Acara yang mengusung tema “76 Tahun IGTKI-PGRI: Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Fondasi Wajib Belajar 13 Tahun” ini dihadiri oleh Bunda PAUD Provinsi Lampung, Ketua Dharma Wanita Provinsi Lampung, serta 2300 guru TK dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.

 

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru TK atas pengorbanan, kesabaran, dan kasih sayang yang dicurahkan dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak di Lampung. Menurut Gubernur, guru TK memegang peranan yang sangat istimewa karena menjadi pendidik pertama di luar lingkungan keluarga yang meletakkan dasar karakter pada anak.

Gubernur menggarisbawahi adanya pergeseran tantangan yang signifikan bagi para pendidik anak usia dini saat ini dibandingkan dengan dekade sebelumnya, terutama dipicu oleh penetrasi gawai dan internet yang masif pada anak.

 

“Fungsi guru TK hari ini bukan hanya mengajarkan, tetapi juga meluruskan apa saja yang anak-anak tahu dari layar monitor. Jadi bukan hanya mengajarkan sesuatu yang baru, tapi hari ini sudah dalam hal meluruskan,” tegas Rahmat Mirzani Djausal.

 

Ia selanjutnya menekankan bahwa nilai-nilai dasar kemanusiaan seperti keberanian, rasa percaya diri, empati, dan kesabaran tidak akan pernah bisa dilahirkan oleh teknologi atau internet. Nilai-nilai tersebut hanya dapat ditanamkan secara efektif melalui interaksi sosial yang nyata dan hangat di lingkungan sekolah.

 

Oleh karena itu, Gubernur mendorong IGTKI bersama PGRI untuk terus fokus pada peningkatan kualitas serta kompetensi komunikasi para guru. Kemampuan komunikasi yang baik dinilai menjadi modal utama bagi guru untuk memicu rasa ingin tahu dan membangun mentalitas positif anak sejak usia dini.

Menutup arahannya, Gubernur mengingatkan bahwa keberhasilan menyongsong visi Indonesia Emas 2045 sangat bergantung pada kualitas fondasi SDM yang dibangun sejak bangku Taman Kanak-Kanak. Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus memberikan perhatian besar terhadap kesejahteraan dan ruang berkembang bagi para guru sebagai ujung tombak pendidikan.

 

“Keberhasilan pendidikan pada jenjang berikutnya sangat ditentukan oleh kualitas fondasi yang dibangun sejak awal. Bagaimana kita menancapkan fondasi kualitas dari SDM-SDM kita dari dini, inilah anak-anak TK,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI Eka Putri Handayani, menegaskan peran vital pendidikan anak usia dini dalam membentuk kesiapan akademik generasi bangsa sebelum memasuki Sekolah Dasar (SD). Menurutnya, program Wajib Belajar 13 Tahun secara ideal harus dimulai sejak bangku Taman Kanak-Kanak.

“Tentu tema ini mengandung makna yang sangat strategis. Kita menyadari bahwa untuk mewujudkan wajib belajar 13 tahun yang idealnya dimulai dari Taman Kanak-Kanak, tentu diperlukan peran pendidik TK sebagai fondasi awal pendidikan nasional,” ujar Eka.

 

Eka menambahkan bahwa penguatan kualitas pendidikan anak tidak boleh mengesampingkan faktor internal para pengajarnya. Mutu pembelajaran yang kreatif dan optimal dinilai linier dengan tingkat ketenteraman hidup para tenaga pendidik.

 

“Kita juga harus menyadari bahwa kualitas pendidikan tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan guru TK. Guru yang sejahtera tentu akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik generasi bangsa,” tambahnya.

 

Menutup sambutannya, Ketua Umum PP IGTKI melayangkan harapan besar kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk dapat terus memberikan intervensi kebijakan yang memihak pada guru-guru TK, terkhusus pada aspek finansial peningkatan mutu profesi.

 

“Bapak Ibu Gubernur, kami titip guru-guru TK Provinsi Lampung. Mudah-mudahan ada anggaran-anggaran yang bisa diberikan untuk peningkatan kompetensi guru TK dan juga untuk kesejahteraan guru TK,” harap Eka.

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju
Disdikbud Lampung Pastikan Anak di Lapas Bisa Menempuh Pendidikan Lewat SMA Terbuka
Dugaan Kedekatan Lurah Gunung Sulah dan HS Masuk Inspektorat, Suami Buka Suara
Sukseskan Program 3 Juta Rumah, Pemkot Bandarlampung Kembali Raih Penghargaan
Ketum GANMN-RI Geram! Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas Kelas I Rajabasa Disorot Tajam
Pemprov Lampung Pastikan Keamanan Data Satelit Lampung-I Diawasi BRIN
Pemprov Lampung Perkuat Peran Pesantren Hadapi Era Digital dan AI
Dies Natalis Universitas Saburai Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Kebersamaan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:21

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:14

Disdikbud Lampung Pastikan Anak di Lapas Bisa Menempuh Pendidikan Lewat SMA Terbuka

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:11

Dugaan Kedekatan Lurah Gunung Sulah dan HS Masuk Inspektorat, Suami Buka Suara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:25

Sukseskan Program 3 Juta Rumah, Pemkot Bandarlampung Kembali Raih Penghargaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 16:23

Ketum GANMN-RI Geram! Dugaan Peredaran Narkoba di Lapas Kelas I Rajabasa Disorot Tajam

Berita Terbaru

Provinsi Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi Program Desaku Maju

Minggu, 16 Agu 2026 - 07:21