Plafon Rusak Parah, Erwin Suwanto Kepsek SDN 01 Way Limau Acuh, Dana Bos Diduga Dikorupsi

Rabu, 24 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Way Kanan, Rilis_publik – Fasilitas sekolah dan ruangan kelas sangat penting karena merupakan kunci mendukung proses belajar mengajar, menciptakan suasana nyaman dan kondusif, serta meningkatkan motivasi dan prestasi siswa. Tetapi miris, fasilitas rusak parah terjadi di SDN 01 Way Limau, Kampung Way Limau, Kecamatan Negri Agung, Kabupaten Way Kanan. Dengan adanya beberapa temuan oleh awak media Rilis Publik, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diduga di korupsi oknum kepala sekolah.

Awak media pun kordianasi dengan pihak Inspektorat Kabupaten Way Kanan dengan no WhatsApp 0822-XXXX-2018 menyatakan akan mempelajari dan berkoordinasi dengan instansi terkait.” Ujar pihak inspektorat.

Dugaan penyimpangan dana BOS tahun 2024 yang dikelola oleh Kepala Sekolah, Erwin Suwanto, S.Pd., sebelumnya ditemukan oleh awak media pada Rabu, 17 September 2025. Laporan realisasi dana tersebut diduga mengandung banyak kejanggalan.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), SDN 01 Way Limau menerima kucuran dana sebesar Rp.47.000.000 pada tahap pertama yang dicairkan pada 15 Februari 2024, dan nominal yang sama pada tahap kedua yang dicairkan pada 27 Agustus 2024. Dana tersebut seharusnya digunakan untuk membiayai berbagai komponen kegiatan sekolah.

Namun, terdapat indikasi penggelembungan anggaran (mark-up) pada beberapa komponen pembiayaan dalam laporan tersebut. Praktik ini diduga bertujuan untuk memperkaya diri kepala sekolah, dengan mengabaikan regulasi yang berlaku. Bahkan, beberapa anggaran dalam laporan penggunaan Dana BOS disinyalir fiktif.

Beberapa komponen anggaran yang dicurigai bermasalah antara lain:
– Data Siswa: Terdapat perbedaan data siswa antara data pokok pendidikan (dapodik) dan pengajuan Dana BOS. Data siswa pada dapodik tercatat kurang lebih 90 orang, namun dalam pengajuan Dana BOS dilaporkan 100 orang. Diduga ada 10 siswa fiktif yang sengaja dilaporkan oleh oknum kepala sekolah.
– Pemeliharaan Sarana dan Prasarana: Anggaran pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah sebesar Rp.14.103.000 pada tahap pertama dan Rp.12.380.000 pada tahap kedua tahun 2024 diduga fiktif. Kondisi fisik UPT SD Negeri 01 Way Limau terlihat kurang maksimal, meskipun telah dialokasikan dana puluhan juta rupiah untuk pemeliharaan.
– Honor: Anggaran honor sebesar Rp. 12.000.000 pada tahap I, dan disusul tahap ke II dua sebesar Rp.12.000.000 rupiah.

Saat dikonfirmasi mengenai dugaan penyimpangan dana pemeliharaan sarana dan prasarana tahun 2024 sebesar Rp.26.141.000, Kepala Sekolah UPT SD Negeri 01 Way Limau, Erwin Suwanto, mengatakan bahwa semua sudah direalisasikan sesuai data yang ada. Ia kemudian bergegas pergi dengan alasan ada kepentingan ke dinas.

Salah satu wali murid mengungkapkan bahwa siswa menjadi korban karena harus buang air besar/kecil di kebun kopi sekitar sekolah. MCK/WC yang ada di sekolah tidak lagi bisa digunakan, keadaannya kumuh dan tidak layak.

Awak media akan berkoordinasi dengan dinas pendidikan Kabupaten Way Kanan, Inspektorat, dan dinas terkait untuk mengaudit dan investigasi di UPT SDN 01 Way Limau. Diduga kuat kepala sekolah melakukan mark-up anggaran dana BOS selama menjabat.

Kaperwil (Dailami)

Berita Terkait

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda
Geger Mobil Dinas Berplat Hitam, Kabag Idris DPRD: Itu Mobil Kasubag Saya
Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027
Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026
Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 
Diduga Tersedak Biji Kelengkeng, Siswa SD di Kalirejo Lamteng Meninggal Dunia
Kapolres Lampung Utara Gandeng APDESI Perkuat Kamtibmas hingga Tingkat Desa
Hadiri Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jailani, Munir Abdul Haris Serahkan Bantuan Mobil Untuk Santri PP Raudlatul Sholihin Purwosari

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:48

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 September 2026 - 10:00

Geger Mobil Dinas Berplat Hitam, Kabag Idris DPRD: Itu Mobil Kasubag Saya

Rabu, 23 September 2026 - 21:28

Kampung Sendang Asih Gelar Musrenbangkam, Susun RKPkam Tahun Anggaran 2027

Rabu, 23 September 2026 - 15:08

Laskar NKRI Kawal Persidangan Kasus Pencurian Sawit di PN Lampung Tengah Rilispublik 23 september 2026

Rabu, 23 September 2026 - 15:02

Dugaan Penyalahgunaan Mobil Dinas DPRD Lampung Utara: Plat Merah Disulap Jadi Hitam 

Berita Terbaru

Daerah | Lampung

Perjalanan Kisah Firmansyah, dari Aktivis IMM hingga Advokat Muda

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:48