Bojonegoro –Rilispublik | Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Buana Bojonegoro menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah mengabaikan laporan masyarakat terkait kebocoran jaringan pipa yang disebut dalam pemberitaan berjudul “Diduga Abai, PDAM Bojonegoro Tebar Maut”. Perusahaan daerah penyedia layanan air bersih tersebut memastikan bahwa persoalan yang terjadi telah menjadi perhatian serius dan masuk dalam agenda penanganan teknis.
Menanggapi pemberitaan yang beredar, PDAM Tirta Buana Bojonegoro menyampaikan bahwa sejak menerima informasi mengenai kebocoran pipa yang berdampak pada kerusakan badan jalan, tim teknis langsung melakukan identifikasi dan kajian lapangan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan metode penanganan yang aman, efektif, serta tidak menimbulkan dampak yang lebih luas terhadap pelayanan air bersih maupun keselamatan masyarakat.
Direktur Perumda Air Minum Tirta Buana Bojonegoro, Khoirul Anwar, mengatakan pihaknya menghormati fungsi pers dalam menyampaikan informasi kepada publik. Namun demikian, ia menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah menutup mata terhadap berbagai laporan yang masuk dari masyarakat.
“Kami menghormati fungsi kontrol sosial yang dilakukan media. Namun perlu kami sampaikan bahwa setiap laporan masyarakat selalu menjadi perhatian kami. Terkait kebocoran jaringan yang diberitakan, tim teknis telah melakukan identifikasi lapangan dan menyiapkan langkah penanganan sesuai prosedur yang berlaku,” ujar Khoirul Anwar.
Menurutnya, penanganan kebocoran pada jaringan tertentu tidak selalu dapat dilakukan secara instan karena membutuhkan perhitungan teknis dan pengamanan khusus. Hal itu penting agar proses perbaikan tidak justru mengganggu distribusi air bersih kepada pelanggan atau menimbulkan risiko lain di lapangan.
PDAM Tirta Buana juga mengaku prihatin atas kondisi jalan yang terdampak akibat kebocoran tersebut. Untuk itu, koordinasi dengan pemerintah desa dan pihak-pihak terkait terus dilakukan guna mempercepat proses perbaikan jaringan pipa sekaligus pemulihan kondisi infrastruktur yang terdampak.
Khoirul Anwar menambahkan, pihaknya berkomitmen meningkatkan respons terhadap setiap pengaduan masyarakat dan terus melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan yang ada.
“Kami berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini secepat mungkin. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kebocoran jaringan maupun gangguan layanan lainnya sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh petugas,” tambahnya.
Melalui klarifikasi tersebut, PDAM Tirta Buana Bojonegoro berharap masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan berimbang, sekaligus memahami bahwa setiap permasalahan yang berkaitan dengan layanan publik selalu menjadi perhatian dan tanggung jawab perusahaan untuk diselesaikan secara profesional.
[Red]










