LAHAT, Rilispublik– Di sela-sela kesibukannya meninjau langsung proses rehabilitasi gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat, Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, S.H., M.H., menyempatkan diri menjenguk saudaranya yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT Lahat, Kamis (29/10/2026).
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi momen silaturahmi untuk memberikan dukungan kepada keluarga yang sedang sakit, tetapi juga dimanfaatkan oleh Wakil Bupati untuk melihat dari dekat kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan oleh pihak RS DKT Lahat kepada masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Widia Ningsih menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap pelayanan yang diberikan oleh jajaran manajemen dan tenaga medis RS DKT Lahat. Ia menilai pelayanan yang prima dan ramah merupakan aspek krusial dalam menghadirkan kenyamanan serta mempercepat proses pemulihan pasien.
Selain itu, Widia juga menegaskan bahwa RSUD Lahat dan RS DKT Lahat selama ini telah menjalin komunikasi serta koordinasi yang sangat baik. Menurutnya, eksistensi kedua rumah sakit tersebut memegang peranan strategis dalam menyokong sistem layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Lahat.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin harmonis ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depannya, sehingga fasilitas-fasilitas kesehatan di daerah dapat saling menopang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada publik. Penguatan kerja sama antar-rumah sakit dinilai penting guna memastikan masyarakat memperoleh akses kesehatan yang optimal dan merata.
Sementara itu, Perwira Perencanaan RS DKT Lahat, Letnan Satu Ckm Hari Okta S., yang hadir mewakili pihak rumah sakit, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan kehormatan Wakil Bupati Lahat tersebut.
Ia menegaskan komitmen penuh dari RS DKT Lahat untuk terus menjaga standar mutu serta memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
Kunjungan mendadak namun sarat makna ini diharapkan mampu mempererat komunikasi dan kolaborasi antar-fasilitas kesehatan di Kabupaten Lahat. Dengan koordinasi yang berkelanjutan, mutu pelayanan publik di bidang kesehatan diyakini akan semakin profesional dan berorientasi pada kepuasan pasien.
(Johan Kr)











