Bojonegoro//RilisPublik- Dentuman keras memecah ketenangan malam di wilayah Bojonegoro. Dalam hitungan detik, papan reklame raksasa roboh tak berdaya, menyeret tiang listrik hingga ambruk ke badan jalan. Kabel listrik putus menjuntai liar, mengancam siapa saja yang melintas. Kepanikan tak terelakkan,pengendara mendadak berhenti, warga berlarian menjauh, sementara puing berserakan menjadi saksi bisu betapa brutalnya insiden ini.
Lebih miris lagi, penyebab kekacauan itu bukan bencana alam,melainkan ulah sebuah truk gandeng yang melaju kencang dari arah barat menuju utara (arah Tuban).Bak truk yang tinggi menyangkut kabel listrik reklame, menariknya dengan paksa hingga seluruh konstruksi tak mampu bertahan. Tanpa rasa tanggung jawab, truk tersebut justru tancap gas dan kabur ke arah Tuban, meninggalkan kerusakan, bahaya, dan amarah warga di belakangnya.
Rabu,08/04/2026
Salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, tak bisa menyembunyikan emosinya.
“Truk itu kencang sekali dari arah Bojonegoro. Sampai sini, ajuk di atas bak langsung nyantol kabel listrik reklame, ketarik keras sampai ambruk semua, bahkan tiangnya ikut roboh!” tegas Maulana.
Warga lain pun mengeluhkan dampak yang mereka rasakan akibat kejadian ini.
“Listrik padam lama, aktivitas lumpuh. Banyak yang rugi, terutama usaha kecil. Ini bukan sekadar kecelakaan biasa, ini sudah merugikan banyak orang!” ujarnya dengan nada geram.
Amarah masyarakat kini mengarah ke Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang dinilai lamban dan terkesan abai. Mereka menegaskan bahwa kejadian ini bukan yang pertama.Sebelumnya, portal di lokasi yang sama juga pernah ditabrak mobil box sebelum Lebaran. Namun hingga kini, tidak ada langkah tegas untuk mencegah kejadian serupa.
Warga menuntut tindakan nyata, bukan sekadar janji. Portal di selatan jembatan harus segera dipasang kembali! Jika tidak, masyarakat khawatir insiden serupa akan terus berulang dan bukan tidak mungkin, korban jiwa berikutnya hanya tinggal menunggu waktu.
[Ahmad]










