Pedagang UMKM Lahat Menjerit! Harga Plastik Melonjak Drastis Usaha Kecil Terancam

- Editor

Selasa, 14 April 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lahat rilispublik –  Dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah kini mulai terasa hingga ke daerah, termasuk di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Salah satu efek yang paling dirasakan adalah melonjaknya harga bahan baku plastik yang menjadi kebutuhan utama berbagai sektor usaha, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

 

Kenaikan harga ini dipicu oleh terganggunya rantai pasok global, terutama bahan turunan minyak bumi yang menjadi komponen utama produksi plastik. Kondisi tersebut membuat harga bahan baku merangkak naik secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

 

Para ekonom menilai, jika kondisi ini terus berlanjut tanpa adanya intervensi pemerintah, Indonesia berisiko mengalami inflasi penawaran (cost-push inflation), yaitu kenaikan harga barang akibat meningkatnya biaya produksi. Hal ini tentu akan berdampak luas, mulai dari industri besar hingga pelaku usaha kecil di daerah.

 

Di Kabupaten Lahat, dampak kenaikan harga plastik уже dirasakan langsung oleh para pedagang kecil. Salah satunya adalah pedagang es yang berjualan di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lahat.

 

Ia mengungkapkan bahwa harga plastik kemasan yang biasa digunakan mengalami lonjakan drastis hingga mencapai 50 persen. Jika sebelumnya harga plastik es berada di kisaran Rp8.000 per bungkus, kini melonjak menjadi Rp13.000.

 

“Kenaikannya sangat terasa. Dulu masih bisa diatur, sekarang jadi bingung memutar modal. Kalau harga naik terus, kami bisa rugi,” ungkapnya.

 

Menurutnya, plastik merupakan kebutuhan utama dalam usahanya. Kenaikan harga tersebut secara langsung meningkatkan biaya operasional harian, sementara daya beli masyarakat tidak serta-merta ikut naik.

 

Kondisi ini membuat para pelaku UMKM berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, mereka harus menanggung kenaikan biaya produksi, namun di sisi lain mereka juga khawatir menaikkan harga jual karena bisa menurunkan jumlah pembeli.

 

Jika situasi ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin banyak usaha kecil yang akan mengalami penurunan omzet, bahkan terancam gulung tikar.

 

Para pelaku UMKM di Lahat pun berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk mengendalikan harga bahan baku plastik. Intervensi yang diharapkan antara lain berupa stabilisasi harga, subsidi, hingga kebijakan strategis untuk menjaga pasokan dalam negeri tetap aman.

 

Fenomena ini menjadi bukti nyata bahwa konflik global tidak hanya berdampak pada negara-negara besar, tetapi juga bisa dirasakan hingga ke daerah-daerah di Indonesia. Dari Timur Tengah hingga ke Lahat, efeknya kini nyata dirasakan oleh masyarakat kecil yang bergantung pada stabilitas harga bahan baku.

 

Jika tidak segera diatasi, kondisi ini berpotensi menimbulkan efek domino terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

 

 

(JK)

Berita Terkait

Pantau Langsung Latihan Dalmas, Kapolres Lahat Tekankan Profesionalisme dan Sisi Humanis
Pererat Tali Silaturahmi, Notaris Dessy Puspa Ani Sambangi Kantor PT AAT Tanjung Enim
Wakapolda Sumsel Perkuat Perlindungan dan Pengayoman Masyarakat Lewat Safari Subuh
Tindak Tegas Penambangan Liar, Polsek Bayung Lencir Tutup Puluhan Sumur Minyak Ilegal di Areal PT BPP
PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera
Ironi Kota Tambang: Kaperwil Rilis Publik Soroti Kerusakan Jalan Nasional di Tanjung Enim
Perkuat Komitmen SDGs, PTBA Gelar Khitanan Gratis Bagi 500 Anak di Ring 1
Kapolda Sumsel Beri Penghargaan kepada 48 Personel Berprestasi, dari Ungkap Pupuk hingga Misi PBB

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 19:59 WIB

Pantau Langsung Latihan Dalmas, Kapolres Lahat Tekankan Profesionalisme dan Sisi Humanis

Rabu, 15 April 2026 - 08:36 WIB

Pererat Tali Silaturahmi, Notaris Dessy Puspa Ani Sambangi Kantor PT AAT Tanjung Enim

Rabu, 15 April 2026 - 08:03 WIB

Wakapolda Sumsel Perkuat Perlindungan dan Pengayoman Masyarakat Lewat Safari Subuh

Rabu, 15 April 2026 - 07:50 WIB

Tindak Tegas Penambangan Liar, Polsek Bayung Lencir Tutup Puluhan Sumur Minyak Ilegal di Areal PT BPP

Selasa, 14 April 2026 - 17:59 WIB

PTBA Perkuat Pemulihan Psikologis dan Sarana Pendidikan Pascabanjir Sumatera

Berita Terbaru