Lampung Utara, Rilis Publik — Warga di Kecamatan Kotabumi Utara kembali menyoroti kondisi jalan penghubung dari kawasan Tugu Macan Madukoro menuju Desa Talang Jali, Desa Wonomarto, Dusun Tegal Sari, hingga Karang Sari. Ruas jalan tersebut juga menjadi akses penting menuju wilayah Way Abung.
Sudah lebih dari satu tahun sejak masa kampanye, masyarakat menilai janji perbaikan infrastruktur yang pernah disampaikan oleh Hamartoni Ahadis belum terlihat realisasinya di lapangan.
Hingga kini, kondisi jalan disebut masih rusak dan belum tersentuh perbaikan berarti.
Warga mengeluhkan jalan yang ada saat ini tidak lagi layak dilalui. Saat musim hujan, ruas tersebut kerap berlumpur dan licin.
Sementara pada musim kemarau, debu tebal mengganggu aktivitas harian masyarakat. Kondisi itu dinilai menghambat mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.
“Jalan ini menjadi urat nadi masyarakat. Setiap hari dilalui warga dari beberapa desa. Namun sampai sekarang kondisinya masih memprihatinkan,” ujar salah seorang warga setempat.
Masyarakat berharap perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Lampung Utara agar perbaikan segera dilakukan. Warga juga meminta campur tangan Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya Gubernur, untuk melihat langsung kondisi jalan yang dinilai sangat mendesak.
Bagi warga, pembangunan jalan bukan semata soal infrastruktur, melainkan kebutuhan dasar yang menyangkut aktivitas ekonomi, keselamatan pengguna jalan, dan konektivitas antarwilayah. Mereka berharap aspirasi ini tidak berhenti sebagai keluhan, melainkan menjadi perhatian nyata yang segera diwujudkan.









