Dari Purwosari untuk Bojonegoro,Sahila Dinilai Jadi Cahaya Harapan Baru Perjuangan Aspirasi Rakyat Dapil 5

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bojonegoro –Rilispublik – Politik sejatinya bukan sekadar tentang kekuasaan, melainkan tentang keberpihakan kepada rakyat. Di tengah harapan masyarakat yang menginginkan hadirnya wakil rakyat yang benar-benar mendengar, memahami, dan memperjuangkan kebutuhan warga, sosok anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi Partai Golkar Dapil 5, Annafiy Aisya Sahila, dinilai mampu menghadirkan harapan baru bagi masyarakat di wilayah barat Kabupaten Bojonegoro.

Harapan tersebut disampaikan oleh Ketua PK Partai Golkar Purwosari, Zaenal Abidin. Menurutnya, masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan wakil rakyat yang hadir saat momentum politik, tetapi juga figur yang mampu membersamai masyarakat dalam memperjuangkan pembangunan dan kesejahteraan secara nyata. Baginya, kehadiran Sahila di DPRD Bojonegoro menjadi representasi harapan masyarakat Purwosari dan sekitarnya yang selama ini mendambakan perjuangan aspirasi yang lebih kuat di tingkat legislatif.

Zaenal Abidin menegaskan bahwa keberadaan wakil rakyat harus mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pemerintah daerah. Oleh karena itu, komunikasi yang intensif dengan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjalankan amanah sebagai representasi rakyat.

“Periode yang akan datang, saya belajar dan bersama rakyat belajar dan belajar. Bagaimana rakyat, bagaimana masyarakat ini merasakan adanya wakil rakyat di DPRD yang benar-benar memperjuangkan aspirasi wilayah Kecamatan Purwosari. Hadirnya Mbak Sahila ini adalah cahaya harapan yang bersinar untuk Golkar,” ungkap Zaenal Abidin.

Sementara itu, Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi Partai Golkar Dapil 5, Annafiy Aisya Sahila,S.H,menegaskan bahwa amanah yang diberikan masyarakat merupakan tanggung jawab besar yang harus diwujudkan melalui kerja nyata. Menurutnya, keberhasilan seorang wakil rakyat tidak diukur dari banyaknya janji yang disampaikan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

“Saya meyakini bahwa politik harus kembali kepada esensinya, yaitu melayani masyarakat. Aspirasi warga harus menjadi prioritas dalam setiap langkah dan keputusan yang kami ambil. Karena itu, saya berkomitmen untuk terus hadir, mendengar, dan memperjuangkan kebutuhan masyarakat Dapil 5 secara konsisten,” ujar Sahila.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembangunan wilayah tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat.
Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan mulai dari infrastruktur, pendidikan, pertanian, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

Dukungan yang terus mengalir dari kader dan masyarakat, menurut Sahila, menjadi energi positif untuk terus bekerja dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Bojonegoro. Ia berharap kepercayaan yang diberikan masyarakat dapat dijaga melalui integritas, kedekatan dengan warga, serta keberpihakan terhadap kepentingan rakyat.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat, Partai Golkar di wilayah Dapil 5 optimistis dapat terus menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah. Harapan besar masyarakat pun kini tertuju pada hadirnya wakil rakyat yang tidak hanya mendengar, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan nyata bagi kesejahteraan warga.

[Red]

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat
60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Berita Terbaru