Way Kanan, Rilis Publik – Sebagai bentuk penghormatan atas gugurnya tiga anggota Polri saat menjalankan tugas pemberantasan narkoba, Polres Way Kanan menggelar salat gaib dan doa bersama di Masjid Darul Fattah Polres Way Kanan, Senin (6/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti jajaran kepolisian, aparatur sipil negara (ASN) Polri, serta masyarakat.
Salat gaib dan doa bersama dipimpin oleh Ustaz H. Abud Nursyihab serta dihadiri Wakapolres Way Kanan Kompol Martono, pejabat utama Polres Way Kanan, personel, dan masyarakat sekitar.
Doa dipanjatkan untuk tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah, yakni Ipda Anumerta Sumaryanto, Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhan. Ketiganya gugur saat menjalankan operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.
Kapolres Way Kanan AKBP Didik Kurnianto melalui Wakapolres Kompol Martono mengatakan salat gaib dan doa bersama merupakan bentuk penghormatan sekaligus ungkapan belasungkawa kepada tiga anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas negara.
“Kegiatan ini sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk tiga anggota Polres Katingan yang gugur saat melaksanakan tugas. Semoga almarhum husnul khatimah, mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Martono.
Ia juga menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Menurutnya, ketiga anggota Polri tersebut merupakan sosok yang telah mengabdikan diri demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.
“Kami turut berduka cita yang mendalam. Mereka adalah pahlawan yang telah berjuang untuk keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam pemberantasan narkoba,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, jajaran Polres Way Kanan berharap doa yang dipanjatkan dapat menjadi penghormatan terakhir bagi para anggota Polri yang gugur, sekaligus memberikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.










