Way Kanan, Rilis Publik | Pemandangan yang tak biasa terlihat saat Tim Awak Media Rilis Publik berkunjung ke Kantor Camat Negeri Agung, Kabupaten Way Kanan. Ruangan kerja Camat tampak kosong. Bukan karena menjalankan rapat resmi atau agenda pemerintahan, melainkan karena beliau sedang berada di sebuah rumah sederhana milik seorang nenek yang hidup sebatang kara.
Di rumah itulah, Hepi Haryanto tampak duduk santai sambil menikmati secangkir kopi bersama Ibu Suwinah, seorang lansia yang selama ini tinggal seorang diri. Bagi warga sekitar, hubungan keduanya bukan lagi sebatas antara pejabat dan masyarakat. Ibu Suwinah bahkan telah menganggap Camat Hepi Haryanto seperti anak kandungnya sendiri.
Suasana sederhana itu menyimpan makna yang begitu besar. Tidak ada protokoler yang berlebihan, tidak ada kemewahan. Yang terlihat hanyalah kehangatan, perhatian, dan rasa hormat kepada seorang ibu yang telah memasuki usia senja.
Di tengah kesibukan memimpin Kecamatan Negeri Agung, Hepi Haryanto masih menyempatkan diri hadir menemani warganya. Sikap rendah hati, kepedulian, dan kesederhanaannya menjadi potret bahwa seorang pemimpin sejatinya tidak hanya melayani dari balik meja, tetapi juga hadir untuk menguatkan hati masyarakat yang membutuhkan.
Momen tersebut membuat Tim Awak Media Rilis Publik merasa terharu. Kepedulian yang ditunjukkan Camat Negeri Agung menjadi contoh bahwa jabatan tidak seharusnya menciptakan jarak dengan rakyat, melainkan menjadi jalan untuk semakin dekat dan peduli kepada mereka yang membutuhkan perhatian.
Semoga kisah sederhana namun penuh makna ini dapat menjadi inspirasi bagi para pemimpin lainnya. Sebab, terkadang sebuah kunjungan, secangkir kopi, dan sedikit waktu yang diberikan kepada seorang lansia jauh lebih berharga daripada sekadar rangkaian kata-kata.
(Dailami)










