Bupati Bantaeng Sambut Tim Dewan Profesor Unhas, Perkuat Kolaborasi Akademisi untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 24 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Rilis Publik– Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin, menerima kunjungan Tim Dewan Profesor Universitas Hasanuddin (Unhas) dalam rangka pelaksanaan program Profesor Mengabdi, di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat (24/7).

Kunjungan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bantaeng dengan kalangan akademisi dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis ilmu pengetahuan.

Bupati Bantaeng, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Tim Dewan Profesor Universitas Hasanuddin (Unhas) yang telah memilih Kabupaten Bantaeng sebagai lokasi pelaksanaan Program Profesor Mengabdi tahun ini.

“Sampai hari ini dan kedepan, kami masih sangat membutuhkan sentuhan dan kontribusi dari Unhas, kami mengedepankan kolaborasi dengan kalangan akademisi untuk memberikan masukan terkait beberapa permasalahan yang ada di daerah”, katanya.

Bupati juga menyebutkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Bantaeng tengah memfokuskan perhatian pada dua persoalan strategis, yaitu upaya meningkatkan pendapatan daerah serta pembenahan sistem pengelolaan sampah rumah tangga.

“Tentunya harapan kami Prof. betul-betul bisa memberikan masukan dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dengan wilayah yang relatif kecil, Bantaeng memiliki potensi besar untuk menjadi daerah percontohan dalam berbagai inovasi pembangunan. Karena itu, kami ingin setiap kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati.

Sementara itu, Ketua Dewan profesor Unhas, Prof. Dr. A. Pangerang Moenta, bahwa kunjungan Tim Dewan Profesor ke sejumlah daerah merupakan bagian dari upaya memberikan pemikiran, kajian ilmiah, dan rekomendasi dalam membantu penyelesaian berbagai persoalan pembangunan.

“Dalam rangkaian program Profesor Mengabdi, tim telah mengunjungi tiga kabupaten, yakni Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba. Setiap daerah memiliki fokus kajian yang disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi masing-masing. Khusus di Kabupaten Bantaeng, kami memfokuskan pembahasan pada dua isu, yaitu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pengelolaan sampah. Kami berharap hasil kajian dan rekomendasi yang disusun dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan berkelanjutan”, tuturnya.

Program Profesor Mengabdi merupakan bagian dari pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, Dewan Profesor Universitas Hasanuddin menghadirkan diskusi ilmiah, kajian akademik, penyampaian rekomendasi kebijakan, pendampingan, serta berbagai bentuk kontribusi keilmuan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.

Turut Hadir pada kesempatan itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng, Dr. H. Muhammad Tafsir, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bantaeng, Andi Sjafaruddin Magau, para Tim Dewan Profesor Mengabdi Unhas, para Kepala OPD, serta para Camat.

Berita Terkait

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat
60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga
Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas
Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir
Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya
Dana Bantuan P3A Bone Rp38 Miliar Diduga Diambil Paksa, Kelompok Tani Hanya Diberi Rp1 Juta
64 Klub Siap Bertarung, ORADO Bojonegoro Matangkan Piala Panglima TNI 2026
Proyek P3-TGAI pao 1 dan Pao 2 di Desa Ajang Pulu Bone Diduga Bermasalah, Pekerjaan Jadi Sorotan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 13:06

Wujud Kepedulian Sosial, PT Gunung Mas Raya Sungai Rumbia Estate Konsisten Perbaiki Jalan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 - 13:44

60 Tahun Menempati Rumah di Teuku Umar, Warga Mengadu ke Wabup Bojonegoro: Bukan Soal Besarnya Uang, tapi Penghargaan atas Sejarah Keluarga

Senin, 28 September 2026 - 08:16

Debu Sirkuit Bumi Kuthogoro Mengepul, Mitroatin:Bukan Sekadar Adu Cepat, tapi Ajang Keberanian dan Sportivitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:52

Tambang Galian C di Bone Diduga Tetap Beroperasi, Warga Khawatir

Jumat, 25 September 2026 - 07:19

Kecelakaan Maut di Tuban, Publik Pertanyakan Perkembangan Proses Hukumnya

Berita Terbaru