PROBOLINGGO, Rilis Publik — Melanjutkan pemberitaan yang ramai di media online terkait peredaran dan pengendalian narkotika jenis sabu di dalam Lapas, awak media menemukan fakta baru.
Peredaran narkoba di dalam Lapas Kelas IIB Kota Probolinggo ternyata dikendalikan oleh beberapa penghuni lapas. Mereka dilengkapi dengan telepon genggam dan aplikasi WhatsApp. Dari dalam penjara, para pengendali memberikan arahan kepada kurir di luar, bahkan menyebarkan titik koordinat lokasi penyerahan barang melalui Google Maps.
Jaringan peredaran yang dikendalikan dari dalam sel ini ternyata sudah diketahui luas oleh kalangan pelaku dan pengguna narkoba. Praktik ini seolah sudah menjadi hal yang lumrah.
Berdasarkan keterangan sejumlah sumber yang diperoleh awak media, Lapas Kelas IIB Kota Probolinggo pernah dikunjungi tim dari Ditresnarkoba Polda Jatim karena tercium adanya peredaran narkoba di lokasi tersebut. Namun, penangkapan sejumlah kurir oleh tim kepolisian justru memunculkan hal yang sangat mencurigakan: alih-alih peredaran narkoba ditindak tegas, kasus tersebut seolah hilang begitu saja tanpa penyelesaian yang jelas.
Tim awak media terus memantau pergerakan peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam Lapas Kelas IIB Probolinggo. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa razia memang kerap dilakukan, namun nyaris tidak pernah membuahkan hasil. Bahkan sehari setelah razia berlangsung, peredaran narkoba sudah kembali berjalan seperti biasa. Hal ini sangat mencurigakan, karena sejumlah penghuni lapas tampaknya selalu mendapat kabar lebih dahulu sebelum ada pemeriksaan atau razia digelar.
Kami menduga peredaran narkotika di dalam Lapas Kelas IIB Probolinggo sudah terorganisir dengan sangat rapi. Diduga kuat ada keterlibatan atau pembiaran dari oknum petugas lapas.
Tim terus mengumpulkan data, sumber, dan bukti-bukti peredaran tersebut. Selanjutnya, laporan ini akan disampaikan kepada BNN RI, Ditresnarkoba Polda Jatim, serta Kanwil Kemenkumham agar dapat dilakukan penindakan tegas terhadap oknum yang diduga membiarkan praktik tersebut berlangsung.
(Tim) — Bersambung











